JAKARTA – Presiden Joko Widodo alias Jokowi melantik Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo ) pengganti Jhonny G. Plate di Istana Negara, hari ini Senin 17 Juli 2023.
Budi lahir di Jakarta, 20 April 1969. Ia menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia dan lulus pada 1996. Budi melanjutkan pendidikan pasca sarjananya di kampus yang sama dengan jurusan Manajemen Pembangunan Sosial dan lulus pada 2006.
Sebelum memasuki panggung politik, Budi terlibat di dunia jurnalistik. Ia sempat mendirikan surat kabar “BERGERAK” pada 1998. Selain itu, ia juga pernah mengelola mingguan Media Indonesia pada 1994-1996. Selanjutnya, hingga 2001, Budi menjadi jurnalis Kontan.
Sebagai aktivis, Budi Arie memiliki kiprah cukup panjang sejak kuliah di Universitas Indonesia. Misalnya, ia pernah menjadi Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UI 1994 dan Presidium Senat Mahasiswa UI 1994-1995. Budi Arie juga aktif mendirikan Forum Studi Mahasiswa dan Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM) UI.
Di bidang pers, Budi Arie juga aktif dengan menjabat sebagai redaktur pelaksana Majalah Suara Mahasiswa UI pada 1993-1994. Ia juga merupakan Ketua ILUNI UI Jakarta pada 1998-2001, mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesional Indonesia (MPI).
Saat reformasi bergejolak pada 1998, Budi Arie juga menginisiasi surat kabar kritis, Bergerak. Ia mengelola mingguan Media Indonesia pada 1994-1996. Selanjutnya, ia juga ikut dalam pendirian Mingguan Ekonomi Kontan. Budi Arie menjadi jurnalis Kontan sejak 1996 hingga 2001.
Adapun sebagai politikus, Budi Arie pernah menjabat Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI pada 2005-2010, dan Wakil Ketua DPD PDIP DKI. Pada Agustus 2013, Budi Arie mendirikan Projo, kelompok relawan terbesar pendukung Jokowi.
Bersama Projo, Budi Arie berjuang menggalang aspirasi dan dukungan pencapresan Jokowi sebelum dideklarasikan PDIP secara resmi. Organisasi ini tetap konsisten mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Sebelum menduduki jabatan Menkominfo, Budi Arie adalah Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
BACA JUGA Pesan Presiden Jokowi ke Relawan Projo, Ojo Kesusu Putuskan Capres 2024
5 Wakil Meteri
Presiden juga melantik lima wakil meteri. Adapun lima orang wakil menteri baru periode Tahun 2019-2024.
1. Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri
2. Nizar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika
3. Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
4. Roeslan Roesani sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara
5. Saiful Rahmat Wakil Menteri Agama
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata para wakil menteri itu saat mengucapkan sumpah jabatan dengan mengikuti Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Hadir dalam pelantikan tersebut antara lain Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Anggota Wantimpres Mardiyono, Anggota Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Ketua Mahkamah Agung Muhammad Syarifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (*)’
Sumber : antara/tempo
Editor : Dedy Suwadha





























