Home Berita Utama Bencana Banjir Ancam Logistik Pemilu di Rokan Hilir: Dua Kantor Camat Terendam

Bencana Banjir Ancam Logistik Pemilu di Rokan Hilir: Dua Kantor Camat Terendam

Bencana Banjir Ancam Logistik Pemilu di Rokan Hilir
Dua kantor camat di Rokan Hil;ir Riau terendam banjir, hal ini mengancam logistik Pemilu 2024 (dok kominfo riau)
Banner DPRD Batam 2026

ROKAN HILIR – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau telah mengancam logistik Pemilu 2024. Pasalnya, dua kantor camat di Kabupaten Rokan Hilir, yaitu di Tanjung Medan dan Rantau Kopar, terendam banjir akibat hujan yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait penyimpanan logistik Pemilu yang seharusnya akan dikirim ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebelum hari pencoblosan pada 14 Februari 2024.

BACA JUGA: Ganggu Kenyamanan Masyarakat, Satlantas Polres Karimun Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong Kalangan Pelajar

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Andrian Pramudianto, telah melakukan pengecekan terhadap kedua Kantor Camat yang terdampak banjir.

Andrian menyatakan keprihatinannya terhadap situasi ini. Terutama mengingat waktu yang semakin mendekat dengan tanggal pelaksanaan pemilihan.

“Logistik Pemilu akan dikirim ke semua kantor camat, tetapi kita temukan 2 kantor camat yang terendam banjir. Kedua kantor camat itu yakni di Tanjung Medan dan Rantau Kopar,” ujar Andrian.

Kapolres sedang berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mengatasi dampak banjir terhadap proses pengiriman logistik. Upaya tersebut mencakup penentuan lokasi alternatif yang aman sebagai tempat penyimpanan logistik Pemilu.

BACA JUGA: Investasi Bodong Maersk Rugikan Masyarakat Anambas: Kerugian Puluhan Hingga Ratusan Juta Rupiah

“Tentunya kita akan pikirkan logistik ini akan dibawa ke tempat yang lebih aman dari banjir. Itu nanti kita bahas bersama KPU dan Bawaslu,” tambah Andrian.

Demi kelancaran proses pemilihan, Andrian menekankan pentingnya penentuan lokasi yang aman sebagai tempat penyimpanan logistik.

Langkah antisipatif diambil sejak dini untuk menghindari keadaan terburu-buru. Serta memastikan bahwa logistik Pemilu tersimpan dengan aman hingga saat distribusi ke TPS. (kur)

WhasApp

Google News WartaKepri