Home Riau Dinas Kesehatan Riau Instruksikan Puskesmas Buka 24 Jam Saat Pencoblosan Pemilu 2024

Dinas Kesehatan Riau Instruksikan Puskesmas Buka 24 Jam Saat Pencoblosan Pemilu 2024

Dinas Kesehatan Riau Instruksikan Puskesmas Buka 24 Jam
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulsante, MHan
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

PEKANBARU – Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah menginstruksikan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Riau untuk memberikan layanan penuh selama 24 jam pada hari pencoblosan Pemilu dan sehari sesudahnya, yakni tanggal 14 dan 15 Februari 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulsante, MHan, pada Selasa (6/2/2024), menjelaskan bahwa instruksi ini sudah disampaikan kepada seluruh Puskesmas melalui surat resmi.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.01 Menkes/133/2024 tentang Dukungan Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Pada Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, yang dikeluarkan pada tanggal 29 Januari 2024.

“Kami sudah menyurati dan mengirimkan surat edaran ke dinas kesehatan kabupaten/kota, dengan nomor surat 100 341/Dinkes 4 1/468. Surat edaran ini bersifat penting, agar seluruh Puskesmas buka 24 jam saat hari pencoblosan,” ujar Sri Sadono.

Langkah ini diambil sebagai hasil pembelajaran dari pengalaman Pemilu 2019, di mana terjadi kejadian memakan korban jiwa pada penjaga TPS. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Riau berupaya mempersiapkan tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas se-Riau untuk bersiaga 24 jam.

“Bukan hanya Puskesmas, tetapi juga RSUD kabupaten/kota se-Riau kami himbau untuk melakukan hal yang sama. Apabila tidak bisa ditangani di Puskesmas, pasien dapat dirujuk ke RSUD kabupaten/kota masing-masing,” tambahnya.

Sri Sadono juga meminta kepada KPU dan Bawaslu Riau untuk menginstruksikan agar menjaga kesehatan, terutama bagi penjaga TPS. Dia juga menyarankan agar satu atau dua hari sebelum hari pencoblosan, mereka memeriksa kesehatan jasmani ke Puskesmas terdekat.

“Kita tidak ingin kejadian Pemilu 2019 terulang, apalagi sampai menelan korban jiwa,” tutup Sri Sadono. (kur)

Editor: Denni Risman

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp