BATAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Kepulauan Riau mengimbau masyarakat di daerah setempat agar waspada terhadap banjir pesisir atau rob.
Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan, menjelaskan bahwa fenomena ini dipicu oleh fase bulan baru (super new moon) dan perigee (jarak terdekat bulan dengan bumi) pada tanggal 10 Maret 2024, bersama dengan curah hujan yang tinggi.
BACA JUGA: Aksi Sosial XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Medan: Donor Darah dan Santunan Yatim Duafa
Ramlan memperingatkan masyarakat pesisir di Kota Batam, terutama di Pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya, untuk waspada.
Fenomena ini juga berpotensi terjadi di Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan. Fenomena banjir rob diprediksi terjadi pada tanggal 9-13 Maret 2024.
BACA JUGA: Partisipasi Pemilih Pemilu di Kepri Turun 5 Persen, KPU: Kami Belum Tahu Sebabnya
Dampak dari fenomena ini, menurut Ramlan, dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat. Serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
BACA JUGA: Tragedi Banjir Bandang di Pariaman, Sumatera Barat: 3 Meninggal, 800 Rumah Terdampak
Sebelumnya, BMKG juga memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia. Diantaranya termasuk Pangkal Pinang, Pekanbaru, DKI Jakarta, Yogyakarta, Banjarmasin, Makassar, dan Kendari, akan diguyur hujan dengan intensitas yang berbeda-beda. (*)
# banjir rob batam
Sumber: republika






























