Home Berita Utama Johor Mulai Bersihkan Pantai dan Aktifkan Patroli Pasca Tumpahan Minyak di Singapura

Johor Mulai Bersihkan Pantai dan Aktifkan Patroli Pasca Tumpahan Minyak di Singapura

Johor Mulai Bersihkan Pantai dan Aktifkan Patroli Pasca Tumpahan Minyak di Singapura
Tumpukan limbah minyak yang menyebar di Pantai Johor (cna)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

JOHOR BAHRU – Pemerintah Johor telah memulai kegiatan pembersihan pantai dan mengaktifkan patroli pantai serta kegiatan pemantauan di distrik Kota Tinggi menyusul tumpahan minyak di Singapura pekan lalu yang melepaskan sekitar 400 ton bahan bakar ke laut.

Kegiatan pembersihan dimulai pada Jumat (21/6/2024) pagi di dua pantai, yaitu Sungai Rengit dan Teluk Ramunia, demikian yang diungkapkan oleh ketua komite kesehatan dan lingkungan Johor, Ling Tian Soon, dalam sebuah pos di Facebook.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa lembaga terkait akan terus memantau polusi dari insiden tersebut di perairan Pengerang dari waktu ke waktu, seperti yang dilaporkan oleh Malay Mail.

Sungai Rengit dan Pengerang terletak di sebelah timur Changi, puluhan kilometer dari area di Singapura seperti East Coast Park dan pantai-pantai Tanah Merah yang terkena dampak tumpahan minyak.

Tumpahan itu disebabkan oleh kapal penggali bendera Belanda, Vox Maxima, yang menabrak dan merusak salah satu tangki kargo minyak dari kapal tanker bendera Singapura, Marine Honour, di Terminal Kontainer Pasir Panjang (PPT) pada 14 Juni.

Ling mengatakan bahwa departemennya menerima informasi dari Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura mengenai tumpahan minyak itu pada pukul 8.30 pagi pada hari Selasa, seperti dilaporkan oleh Malay Mail.

Ia menambahkan bahwa keesokan harinya sekitar pukul 9.30 pagi, Departemen Lingkungan Johor juga menerima informasi dari Dewan Pemerintah Pengerang bahwa terjadi polusi minyak di pantai Sungai Rengit, Kota Tinggi.

Sebuah pos di Facebook oleh Ling pada hari Jumat menyebutkan bahwa kegiatan pembersihan pantai sedang berlangsung di Sungai Rengit dan Ramunia.

Pejabat Johor telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk memeriksa area-area tertentu yang terkena dampak tumpahan minyak.

Pada hari Rabu, anggota dewan Tanjung Surat, Aznan Tamin, memposting foto-foto di Facebook dari inspeksi yang dilakukan bersama pejabat distrik Kota Tinggi Ahmad Nazir Mohd Nasir dan direktur departemen lingkungan Mohd Famey Yusoff.

Aznan, yang juga ketua komite pendidikan dan informasi Johor, menambahkan bahwa pertemuan khusus akan diadakan pada hari Kamis untuk “menentukan tindakan intervensi yang perlu diambil untuk menghindari situasi yang memburuk”.

Tumpahan minyak juga mempengaruhi garis pantai Singapura di Sentosa, Taman Alam Labrador, East Coast Park, dan pulau-pulau St John’s, Lazarus, dan Kusu, antara lain.

Beberapa pantai di Singapura telah berhasil dibersihkan dari minyak. Namun Menteri Transportasi Chee Hong Tat mengatakan pada hari Kamis bahwa akan membutuhkan “beberapa waktu” sebelum minyak sepenuhnya bisa dihilangkan.

Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura telah mengatakan bahwa mereka akan mencari kompensasi untuk biaya yang timbul akibat tumpahan dari pemilik Marine Honour, yang memiliki cakupan asuransi untuk memenuhi kewajibannya. (*/den)

Sumber: cna

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp