Home Tanjungpinang Kemenag Kepri Gelar Media Gathering: Fokus pada Edukasi dan Pencegahan Misinformasi

Kemenag Kepri Gelar Media Gathering: Fokus pada Edukasi dan Pencegahan Misinformasi

Kemenag Kepri Gelar Media Gathering: Fokus pada Edukasi dan Pencegahan Misinformasi
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau, Mahbub Daryanto (yadi)
Grand Mercure Batam

TANJUNGPINANG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau, Mahbub Daryanto, mengadakan acara Media Gathering yang mengusung tema “Bersama Media Perkuat Kolaborasi Kawal Informasi Kementerian Agama” di Hotel CK Tanjungpinang pada Jumat (30/08/2024) malam.

Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau serta perwakilan dari berbagai media online dan televisi yang beroperasi di Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Mahbub Daryanto memaparkan berbagai program unggulan Kementerian Agama dan menekankan pentingnya edukasi untuk mencegah misinformasi yang dapat beredar di kalangan masyarakat, khususnya di Kepulauan Riau.

Ia juga menjelaskan sejumlah isu penting terkait pembangunan rumah ibadah, pesantren, madrasah, pendidikan agama, dan kerukunan umat beragama di wilayah tersebut.

Pada acara ini, diberikan pula sesi tanya jawab yang memungkinkan para peserta, termasuk perwakilan media, untuk memberikan masukan dan bertanya langsung kepada Kakanwil Kemenag Kepri.

Beberapa topik yang dibahas dalam sesi ini antara lain kerukunan beragama, sertifikasi halal, serta isu tentang pesantren dan madrasah yang rawan menjadi ajang politik.

Menanggapi pertanyaan terkait penggunaan rumah ibadah untuk kegiatan politik, Mahbub Daryanto menekankan bahwa rumah ibadah seharusnya tidak dijadikan arena politik.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran dari warga dan tokoh politik untuk menjaga agar rumah ibadah tetap menjadi tempat yang suci dan bebas dari kepentingan politik.

“Bagi warga yang ingin melaksanakan ibadah di satu tempat atau rumah tidak masalah selama warga setempat bisa menerima, namun perlu diingat bahwa tempat tersebut bukan rumah ibadah. Ada prosedur yang harus diikuti untuk mendirikan rumah ibadah,” jelas Mahbub Daryanto.

Terkait kekhawatiran rumah ibadah dijadikan ajang politik, ia menambahkan, “Seharusnya hal ini tidak terjadi karena para tokoh politik kita sudah cukup senior dan memahami aturan. Kerjasama yang baik diperlukan untuk menjaga hal ini agar tidak terjadi.”

Acara ini diakhiri dengan harapan bahwa kolaborasi antara Kementerian Agama dan media dapat terus diperkuat untuk menjaga informasi yang akurat dan mendidik masyarakat. (yadi)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL