
CHINA – Media sosial x.com lagi ramai pembicaraan atau tranding dengan teknologi pembangkit listrik surya termal / thermal di negara China. Seperti dikutip dari postingan x.com non aesthetic things @PicturesFoIder dan josette caruso @josettecaruso Senin 4 Agustus 2025 menjelaskan tentang pembangkit listrik tenaga panas termal.
Dijelaskan Tiongkok telah membangun pembangkit listrik tenaga surya termal dengan menara kembar yang memanfaatkan garam cair untuk menyimpan panas, memungkinkan pembangkitan listrik berkelanjutan bahkan saat matahari tidak bersinar.
Desain inovatif ini meningkatkan efisiensi dengan menggunakan dua menara yang berbagi turbin uap dan hampir 30.000 cermin heliostat. Garam cair tersebut bertindak sebagai baterai termal, menyimpan kelebihan panas di siang hari dan melepaskannya di malam hari untuk memberi daya pada pembangkit.
Fitur utama tanaman
– Desain Menara Ganda: Dua menara setinggi 200 meter dirancang untuk menangkap dan memusatkan sinar matahari, memaksimalkan pengumpulan energi.
– Cermin Heliostat: Hampir 30.000 cermin heliostat, dibuat dari bahan dengan daya pantul tinggi, memfokuskan sinar matahari ke menara.
– Penyimpanan Garam Cair: Garam cair berfungsi sebagai baterai termal, menyimpan panas yang dikumpulkan sepanjang hari untuk pembangkitan listrik berkelanjutan.
– Generator Turbin Uap: Panas dari garam cair digunakan untuk menghasilkan uap, yang menggerakkan turbin yang terhubung ke generator, menghasilkan listrik.
– Pembangkit Listrik 24/7: Penyimpanan garam cair memungkinkan pembangkit beroperasi siang dan malam, menyediakan pasokan daya yang stabil dan andal.
– Peningkatan Efisiensi: Desain menara ganda, dengan konfigurasi cermin yang tumpang tindih, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi hingga 24%, menurut laporan CGTN.
– Produksi Skala Besar: Pembangkit ini dirancang untuk menghasilkan 1,8 miliar kWh listrik setiap tahun dan mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 1,53 juta ton.
Pembangkit ini merupakan bagian dari kompleks energi bersih yang lebih besar, melengkapi pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan pembangkit listrik lainnya yang sudah ada di wilayah tersebut. Pendekatan terpadu ini bertujuan untuk menciptakan sistem energi yang lebih berkelanjutan dan efisien. (*)
Editor : Dedy Suwadha






























