
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Karimun jadi sorotan setelah Tridaya Group memaparkan konsep transparansi perusahaan tambang yang dinilai berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp24 miliar pada 2026.
Presentasi tersebut disampaikan dalam RDP yang dipimpin langsung Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza bersama Wakil Ketua II Ady Hermawan, membahas kesiapan PT Tridaya Setya Lestari Sejahtera terkait rencana penambangan pasir darat di Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Wakil Ketua II DPRD Karimun, Ady Hermawan, secara terbuka menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Tridaya Group.
“Jika melihat pemaparan tadi, potensi PAD 2026 jelas meningkat. Transparansi dan kesadaran perusahaan dalam retribusi daerah seperti ini harus didukung penuh,” ujar Ady, Senin, 19 Januari 2026.
Ia bahkan menyebut Tridaya Group layak dijadikan role model bagi perusahaan tambang lain yang ingin berinvestasi di Karimun, khususnya soal keterbukaan dan kontribusi ke daerah.
Meski mendukung investasi, DPRD Karimun tetap menegaskan pelestarian lingkungan pasca tambang adalah harga mati.
Sementara itu, Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, meminta perusahaan menghindari konflik sosial dan memastikan seluruh program pasca tambang benar-benar dijalankan.
“Konsep di AMDAL sudah bagus, sekarang tinggal pelaksanaannya. Jangan sampai di lapangan berbeda,” tegas Rafiza.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pendapatan Daerah Karimun, Kamarulazi, mengungkapkan bahwa, saat ini pendapatan dari tambang pasir darat masih berada di angka Rp6 miliar.
Dengan hadirnya Tridaya Group, kenaikan PAD diyakini bakal signifikan pada 2026.
“Kami berharap operasional tambang ini segera terealisasi karena dampaknya langsung ke pendapatan daerah,” katanya.
Sementara itu, Kabid ESDM Disdagkop UKM dan ESDM Karimun, Vandarones Purba, memastikan pengawasan tetap dilakukan meski secara regulasi berada di tingkat provinsi.
“Dengan segala keterbatasan, Pemda Karimun tetap akan melakukan monitoring,” tegasnya.
Merespons dukungan DPRD, Komisaris Tridaya Group, Edy S.P, menyampaikan optimisme tinggi.
“Jika operasional dimulai Maret, potensi setoran PAD tahun 2026 bisa mencapai Rp24 miliar. CSR dan program pasca tambang juga menjadi fokus utama kami,” ungkap Edy.
Ia berharap sinergi antara DPRD dan pelaku usaha terus terjaga demi iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Karimun.
“RDP ini bukan sekadar rapat biasa. PAD puluhan miliar, transparansi tambang dan komitmen lingkungan membuat Tridaya Group diharapkan menjadi percontohan bagi perusahaan tambang lainnya,” imbuhnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis Maulana
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O
























