Home Karimun STIFIN Hadir di Karimun, Kenali Potensi Diri Lewat Tes Sidik Jari

STIFIN Hadir di Karimun, Kenali Potensi Diri Lewat Tes Sidik Jari

STIFIN merupakan akronim dari lima mesin kecerdasan manusia. Lima mesin kecerdasan manusia tersebut diantaranya, Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling dan Insting.(Foto: Istimewa)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kini masyarakat Bumi Berazam memiliki akses baru untuk mengeksplorasi jati diri.

Metode STIFIN, sebuah sistem identifikasi bakat dan kepribadian berdasarkan pemindaian sidik jari, secara resmi hadir untuk membantu warga mengenali potensi genetik secara lebih akurat dan ilmiah.

Konselor Profesional sekaligus Trainer Inspiratif dan Coach Transformasi Diri serta Mediator Nonhakim Pengadilan Agama Batam dan Karimun, Rica Irma Dhiyanti menyebut, STIFIN merupakan akronim dari lima mesin kecerdasan manusia.

Lima mesin kecerdasan manusia tersebut kata Rica diantaranya, Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling dan Insting.

“STIFIN menggunakan sidik jari karena sifatnya yang permanen,” terang Rica, Selasa, 10 Februari 2026.

Rica menyebut, metode ini menganalisis belahan otak mana yang paling dominan dalam mengambil keputusan dan memproses informasi.

“Dengan mengetahui mesin utama dalam diri, seseorang dapat berhenti membandingkan diri dengan orang lain dan fokus pada kekuatan aslinya,” ujar Rica.

Kehadiran tes tersebut di Karimun diharapkan mampu memberikan dampak positif di berbagai sektor pendidikan (pelajar dan mahasiswa), membantu menentukan jurusan sekolah atau kuliah yang sesuai dengan bakat alami, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Metode STIFIN juga membantu para orang tua di Karimun untuk memahami bahasa cinta dan cara belajar anak sejak dini, sehingga meminimalisir konflik dalam pengasuhan.

“Bagi para orang tua (Parenting), membantu memahami pola asuh yang tepat bagi anak. Setiap anak memiliki tombol motivasi yang berbeda, apa yang berhasil untuk anak Sensing belum tentu efektif untuk anak Feeling,” pungkasnya.

Tidak hanya itu saja, masih kata Rica, metode STIFIN bagai para profesional dan bisnis mampu membantu penempatan karyawan pada posisi yang tepat (the right man on the right place).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun, Riadul Afkar, saat melakukan tes STIFIN di ruang kerjanya, Selasa, 10 Februari 2026.(Foto: Junizar)

“Mampu meningkatkan produktivitas kerja melalui komunikasi yang harmonis,” katanya.

Selain itu kata Rica juga memahami karakter pasangan untuk meminimalisir konflik akibat perbedaan cara berkomunikasi dalam berumah tangga.

“Banyak orang merasa lelah karena mencoba menjadi segalanya. Tes ini menawarkan jalan keluar untuk fokus pada satu kehebatan,” ucap Rica.

“Mengetahui potensi genetik bukan berarti membatasi diri, melainkan memberikan peta agar kita tidak tersesat dalam pengembangan karier dan kepribadian,” tambah Rica.

Ia menuturkan, proses metode STIFIN tesnya pun tergolong singkat, hanya memakan waktu beberapa menit untuk pemindaian, namun hasilnya berlaku seumur hidup karena sidik jari manusia tidak pernah berubah.

“Kehadiran STIFIN pertama di Karimun ini merupakan langkah maju bagi pengembangan sumber daya manusia di daerah. Dengan mengenali diri lebih dini, masyarakat dapat merancang masa depan yang lebih terarah dan efisien.

Jadilah bagian dari pribadi yang sadar bakat. Bagi masyarakat Kabupaten Karimun yang ingin tes STIFIN, dapat langsung menghubungi nomor WhatsApp 081-534-885-281 (Miki).

Atau langsung datang ke alamat Ruko Bellavisata, lantai II, Blok A1, Nomor 10, RT. 03, RW. 02, Kampung Harapan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kode Pos 29668, Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp