Home Berita Utama Wagub Nyanyang Gandeng Abpednas dan Kejati Kepri Kawal Pembangunan Desa dan Cegah...

Wagub Nyanyang Gandeng Abpednas dan Kejati Kepri Kawal Pembangunan Desa dan Cegah Anak Putus Sekolah

Wagub Nyanyang Gandeng Abpednas dan Kejati Kepri Kawal Pembangunan Desa hingga Pencegahan Anak Putus Sekolah
Wagub Nyanyang Gandeng Abpednas dan Kejati Kepri Kawal Pembangunan Desa hingga Pencegahan Anak Putus Sekolah

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Wagub Nyanyang Haris Pratamura bersama jajaran Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Kepri membangun sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dalam upaya mengawal pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi tersebut dibahas dalam audiensi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, J. Devi Sudarso di Kantor Kejati Kepri, Senggarang, Tanjungpinang, Jumat (22/5).

Pertemuan itu juga menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyampaian undangan kepada Kajati Kepri untuk menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Abpednas Provinsi Kepri yang dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Juni 2026 di Bintan Agro.

Dalam audiensi tersebut, Nyanyang menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga desa agar pembangunan dapat berjalan efektif hingga tingkat desa.

Menurutnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki posisi strategis dalam mengawasi berbagai program pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, sekolah rakyat, Koperasi Merah Putih Nelayan hingga program pengentasan kemiskinan dan pencegahan anak putus sekolah.

“Silaturahmi ini penting dilakukan agar sebelum ada persoalan, kita sudah membangun komunikasi dan pendampingan terlebih dahulu. Desa harus menjadi bagian dari pembangunan yang terintegrasi,” ujar Nyanyang.

Nyanyang menyebutkan, Provinsi Kepri memiliki 275 desa yang tersebar di lima kabupaten. Karena itu, pengawasan dan pendampingan tata kelola desa dinilai sangat penting agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama Pemprov Kepri mengingat wilayah Kepri berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

“Kepri berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Maka yang harus kita unggulkan adalah sumber daya manusianya. Jangan ada lagi anak-anak yang putus sekolah,” tegasnya.

Selain mendorong program pendidikan gratis tingkat SMA, Pemprov Kepri juga menyiapkan dukungan fasilitas pendidikan melalui alokasi anggaran sekitar Rp79 miliar untuk pembangunan dan renovasi sekolah di berbagai daerah di Kepri.

Dalam kesempatan itu, Nyanyang turut menyoroti persoalan tata ruang laut dan kawasan hutan sosial yang masih menjadi tantangan bagi masyarakat pesisir dan petani. Ia berharap adanya pendampingan dari aparat penegak hukum dan instansi terkait agar masyarakat tetap dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa melanggar aturan konservasi.

Sementara itu, Kajati Kepri J. Devi Sudarso menyambut baik sinergi yang dibangun bersama Abpednas Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Menurutnya, organisasi desa harus mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan kesadaran hukum.

“Asosiasi ini harus menjadi solusi terbaik bagi masyarakat desa untuk peningkatan penghasilan. Bukan sekadar memberi ikan, tetapi memberikan kail dan cara memancingnya,” ujar Devi Sudarso.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak hanya bertugas melakukan penindakan, tetapi juga harus hadir memberikan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat desa.

Kajati Kepri berharap Abpednas dapat aktif memberikan penyuluhan hukum sekaligus menjadi wadah brainstorming pembangunan desa agar pengelolaan potensi desa mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) secara legal dan berkelanjutan.

“Kalau desa sejahtera, maka daerah juga akan kuat. Yang penting tetap taat hukum,” katanya.

Poin Penting Audiensi Pemprov Kepri dan Kejati Kepri

Agenda Keterangan
Kegiatan Audiensi Pemprov Kepri dan Abpednas dengan Kejati Kepri
Lokasi Kantor Kejati Kepri, Senggarang, Tanjungpinang
Fokus Pembahasan Pengawasan pembangunan desa dan penguatan sinergi
Jumlah Desa di Kepri 275 Desa
Program Prioritas Pendidikan, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan
Anggaran Pendidikan Sekitar Rp79 miliar
Agenda Abpednas Musda dan Pelantikan Abpednas Kepri
Jadwal Musda 4–5 Juni 2026
Lokasi Musda Bintan Agro

Turut hadir dalam audiensi tersebut sejumlah pejabat Kejati Kepri, di antaranya Asisten Intelijen Kejati Kepri Yovandi Yazid, Asisten Pembinaan Supardi, Asisten Pengawasan Syaifullah, Asisten Pidana Khusus Ismail Fahmi, Asisten Pidana Umum Toto Rosdianto, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Fauzal.

Hadir pula Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kepri Darson, Kepala Dinas PMD Dukcapil Kepri Misbardi, serta jajaran panitia Musda dan Pelantikan Abpednas Kepri yang dipimpin Ketua Steering Committee Muhamad Surya Wijaya dan Ketua Organizing Committee Zulkhhairi. (*)

Sumber : Diskominfo Kepri
Editor : Dedy Suwadha

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026