Home Bintan PPLP Kelas II Tanjunguban Gelar Kampaye Keselamatan Pelayaran dan ASN Berintegritas

PPLP Kelas II Tanjunguban Gelar Kampaye Keselamatan Pelayaran dan ASN Berintegritas

PPLP Kelas II Tanjunguban Gelar Kampaye Keselamatan Pelayaran dan ASN Berintegritas
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), DR. Triono, S.Pel., M.M., M.H., yang menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun budaya keselamatan pelayaran yang kuat dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai ( PPLP ) Kelas II Tanjunguban menggelar Sosialisasi Kampanye Keselamatan Pelayaran dan ASN Berintegritas di Gedung Sarotama Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), DR. Triono, S.Pel., M.M., M.H., yang menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun budaya keselamatan pelayaran yang kuat dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Triono menekankan bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan sektor maritim.

“Dalam pelayaran, keselamatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga operator kapal, pemilik kapal, nakhoda, awak kapal, pengguna jasa transportasi laut, nelayan, hingga seluruh masyarakat maritim. Keselamatan harus kita tanamkan dalam jati diri kita sendiri,” tegas Triono.

Ia menjelaskan, melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE-DJPL 31 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, seluruh jajaran UPT didorong untuk meningkatkan pengawasan, pembinaan, dan edukasi kepada masyarakat maritim.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, penyuluhan, simulasi keselamatan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

Selain itu, seluruh pemilik dan operator kapal diharapkan memastikan armadanya memenuhi persyaratan kelaiklautan dan pengawakan, tidak mengangkut muatan maupun penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan, serta menjalankan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Triono, kampanye keselamatan pelayaran harus menjadi gerakan nyata yang mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan di laut.

“Keselamatan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan budaya kerja dan budaya hidup yang harus ditanamkan serta dilaksanakan secara konsisten. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Ia berharap kampanye tersebut dapat mendukung terwujudnya transportasi laut yang aman, tertib, lancar, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus menekan angka kecelakaan kapal di perairan Indonesia.

“Marilah kita bersama-sama menjadikan kampanye ini sebagai momentum membangun budaya keselamatan pelayaran, bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata yang dijalankan setiap hari,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, PPLP Kelas II Tanjunguban juga menunjukkan kepedulian kepada masyarakat pesisir dengan menyerahkan bantuan kepada kelompok nelayan yang hadir. Bantuan yang diberikan berupa life jacket atau jaket pelampung serta paket sembako sebagai upaya mendukung keselamatan dan kesejahteraan nelayan saat melaut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam memperkuat kesadaran keselamatan pelayaran sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat maritim demi terciptanya perairan Indonesia yang lebih aman dan selamat. (*)

Tulisan Agus Ginting

WhasApp

Google News WartaKepri