
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem kelistrikan di daerah sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih andal kepada masyarakat sekaligus mendukung iklim investasi.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan, meski sedang menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah, dirinya tetap memantau perkembangan kondisi kelistrikan di Karimun dan terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) serta jajaran Pemkab Karimun.
“Agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, saya ingin menyampaikan, meskipun berada di luar daerah, kami terus memantau situasi di Karimun dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait penanganan gangguan kelistrikan,” ujar Iskandarsyah, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, sejak terjadinya ganggan listrik, komunikasi dengan PLN dilakukan secara intensif untuk memperoleh informasi terbaru sekaligus mendorong percepatan proses pemulihan pasokan listrik.
Selain itu, Bupati juga menginstruksikan Dinas Koperasi, Perdagangan, Usaha Mikro, dan ESDM Kabupaten Karimun untuk terus memantau kondisi di lapangan serta menjalin koordinasi dengan PLN. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki guna mempercepat penanganan.
“Sistem kelistrikan di Karimun masih menghadapi tantangan. Berdasarkan informasi yang diterima, kapasitas cadangan listrik saat ini sekitar 2 megawatt (MW), sehingga ketika terjadi gangguan pada pembangkit, pemadaman bergilir sulit dihindari,” imbuhnya.
“Kondisi ini menjadi perhatian kami. Ke depan, kami terus mendorong agar sistem kelistrikan di Karimun memiliki cadangan daya yang lebih memadai sehingga lebih andal menghadapi gangguan,” tambah Bupati.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Karimun juga mendorong percepatan beroperasinya PT Shoma agar dapat menambah pasokan listrik. Selain itu, pemerintah daerah berharap Karimun Power Plant (KPP) dapat memenuhi target penyediaan listrik sesuai rencana.
“Pemkab Karimun terus membuka peluang investasi di sektor energi. Salah satu proyek yang tengah direncanakan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ODC yang diharapkan dapat menjadi sumber energi tambahan sekaligus memperkuat ketahanan kelistrikan daerah,” pungkasnya.
Menurut Iskandarsyah, ketersediaan listrik yang stabil merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Karimun.
“Gangguan listrik berskala besar (blackout) menimbulkan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama PLN terus berupaya mencari solusi agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” ucap Bupati.
Bupati mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab maupun penanganan gangguan kelistrikan.
“Pemkab Karimun akan terus menjalin koordinasi dengan PLN dan para pemangku kepentingan lainnya, untuk memperkuat infrastruktur kelistrikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis






























