
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM kembali menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bazar Sembako Murah digelar di kawasan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Minggu (30/8/2026), dan mendapat sambutan antusias dari warga.
Kegiatan bertajuk “Kebutuhan Berkualitas, Harga Terjangkau untuk Masyarakat Karimun” tersebut turut didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Bazar ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan.
Antusiasme warga bahkan terlihat sejak pagi. Sebelum kegiatan resmi dibuka pada pukul 07.30 WIB, masyarakat telah memadati kawasan Coastal Area.
Warga dari berbagai wilayah datang untuk mendapatkan sejumlah komoditas pangan yang ditawarkan dengan harga di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Karimun Bashori menjelaskan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa program penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau masih sangat dibutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Karimun yang meramaikan bazar pagi ini,” terang Bashori, Minggu (30/8/2026).
“Kehadiran program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Karimun agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar pangan berkualitas dengan harga yang relatif sangat terjangkau,” tambah Bashori.
Ia menyebut, sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dalam bazar tersebut. Salah satu yang paling banyak diminati masyarakat adalah beras SPHP.
“Sebanyak 5 ton beras SPHP kemasan 5 kilogram disediakan dengan harga Rp50.000 per kemasan. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar yang disebut berada di kisaran Rp65.000,” beber Bashori.
Selain beras, kata Bashori, masyarakat juga dapat memperoleh gula pasir dengan harga Rp14.000 per kilogram, sementara harga pasar sekitar Rp19.000 per kilogram.
“Komoditas lainnya yang tersedia antara lain Minyakita 2 liter seharga Rp31.000, minyak goreng SunCo 2 liter Rp40.000, serta telur ayam Rp48.000 per papan,” katanya.
Perbedaan harga tersebut masih kata Bashori, memberikan ruang penghematan bagi masyarakat, terutama bagi rumah tangga yang harus mengalokasikan sebagian besar penghasilannya untuk kebutuhan pangan sehari-hari.
“Bazar sembako murah tidak hanya menjadi kegiatan penjualan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” imbuhnya.
Dia berujar, habisnya persediaan beras SPHP sebanyak 5 ton menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB itu juga menjadi momentum untuk mendorong masyarakat mencintai dan menggunakan produk dalam negeri serta mendukung perputaran ekonomi lokal,” ungkap Bashori.
Ia menyebut, bagi masyarakat, program seperti ini memiliki manfaat langsung karena dapat membantu mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga.
Sementara bagi pemerintah daerah, tingginya minat warga menjadi gambaran bahwa intervensi terhadap kebutuhan pokok tetap penting dilakukan secara berkelanjutan.
“Melalui sinergi pemerintah daerah, pelaku usaha dan perusahaan melalui program TJSP, penyediaan pangan dengan harga terjangkau diharapkan dapat terus dilakukan secara tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Karimun,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis





























