Home Natuna Festival Literasi ke 3 Natuna 2026 Dibuka, Perkuat Budaya Baca di Wilayah...

Festival Literasi ke 3 Natuna 2026 Dibuka, Perkuat Budaya Baca di Wilayah Perbatasan

Gambar AI: Bupati Natuna Cen Sui Lan resmi membuka Festival Literasi ke-3 Tingkat Kabupaten Natuna
Gambar AI: Bupati Natuna Cen Sui Lan resmi membuka Festival Literasi ke-3 Tingkat Kabupaten Natuna
Banner DPRD Batam 2026

NATUNA,— Bupati Natuna Cen Sui Lan resmi membuka Festival Literasi ke-3 Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, Senin (26/10/2026) pagi.

Mengusung tema “Literasi Kuat, Generasi Hebat, Natuna Bermartabat”, festival berlangsung tiga hari, 26–28 Oktober 2026, guna meningkatkan minat baca, memperkuat budaya literasi, serta mendorong pengembangan SDM berkualitas di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Pembukaan festival dihadiri Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Dr. Joko Santoso, M.Hum., anggota DPRD Kabupaten Natuna, kepala OPD, penggiat literasi, pengelola perpustakaan desa, dan pelajar. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Natuna H. Erson Gempa Apriandi, S.Sos., MA dalam laporannya menyampaikan festival digelar dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September, sekaligus memperkenalkan program dan layanan perpustakaan kepada masyarakat luas.

Festival dimeriahkan pentas seni pelajar, seminar literasi, serta pameran yang melibatkan Forum Taman Bacaan Masyarakat, perpustakaan desa Air Lengit, Sepempang, dan Selemam, Bank Riau Kepri Syariah, BRI Cabang Natuna, Pegadaian, Dekranasda, Dharma Wanita Persatuan, serta Forum Anak Natuna. Kegiatan dipusatkan di halaman dan aula perpustakaan dengan target 600 pengunjung, didukung pendanaan DAK Nonfisik Perpustakaan Nasional RI Tahun Anggaran 2026.

Erson turut menyampaikan prestasi Perpustakaan Rona Niscala Desa Air Lengit sebagai perpustakaan desa terbaik tingkat kabupaten dan provinsi, yang diharapkan melaju ke tingkat nasional. Sementara itu, Sekretaris Utama Perpusnas RI Dr. Joko Santoso menegaskan penguatan budaya membaca merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi gedung Perpustakaan Natuna yang berornamen khas daerah, serta menilai keberadaan perpustakaan umum dan desa strategis di tengah tantangan geografis kepulauan yang berjauhan.

Bupati Natuna
Bupati Natuna

Joko mendorong perpustakaan beradaptasi di era digital melalui penguatan literasi digital, sekaligus menghadirkan pelatihan komputer, bahasa Inggris, dan keterampilan lain yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Marilah kita jadikan perpustakaan umum sebagai ruang publik yang terbuka bagi siapa pun untuk terus belajar,” ujarnya. Ia juga berharap Pemkab Natuna memperkuat kelembagaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, termasuk pengembangan koleksi dan pelestarian naskah daerah, menjelang asesmen ulang akreditasi sekitar November 2026.

Bupati Cen Sui Lan mengajak seluruh pemerintah desa mengembangkan perpustakaan sesuai kemampuan dan sumber daya, agar literasi menjangkau anak-anak hingga daerah terpencil. Ia juga menggagas Festival Literasi tahun depan digelar lebih besar di Pantai Piwang, ikon Kabupaten Natuna, agar lebih banyak masyarakat menikmati kegiatan literasi dan edukatif. “Dengan hadirnya Bapak Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, tentu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami,” ungkapnya.

Rangkaian pembukaan diisi penyerahan penghargaan Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Kabupaten Natuna 2026: Juara I Perpustakaan Rona Niscala Desa Air Lengit, Juara II Perpustakaan Jendela Mimpi Desa Kelarek, Juara III Perpustakaan Matahari Desa Selemam, serta Juara Harapan I–III Perpustakaan Beringin Jaya Desa Air Ringau, Perpustakaan Cerdas Desa Meliah, dan Perpustakaan Sumber Ilmu Desa Subi Besar.

Melalui festival ini, Pemkab Natuna berharap terbangun ekosistem literasi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan sebagai penggerak kemajuan SDM menuju Natuna bermartabat.

(RK)

WhasApp

Google News WartaKepri