
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun, mendorong penguatan pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan tepat sasaran sebagai salah satu upaya membantu mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, saat melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun periode 2026-2031 di Rumah Dinas Bupati Karimun, Jumat (30/10/2026).
Dalam pelantikan berdasarkan Surat Keputusan BAZNAS Pusat tersebut, Asihadi, S.Sos., resmi dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Karimun untuk lima tahun ke depan bersama jajaran wakil ketua.
Bupati Iskandarsyah menegaskan, BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat,” tegas Bupati.
Ia berharap, program kerja BAZNAS ke depan dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
“BAZNAS merupakan lembaga penopang yang sangat vital. Program-programnya harus sejalan dengan prioritas Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penyediaan akses bantuan di bidang kesehatan dan pendidikan,” ujar Iskandarsyah.
Bupati juga mengapresiasi kepengurusan BAZNAS periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan pemerintah daerah.
“Kepada jajaran pimpinan yang baru, saya berharap dapat meningkatkan kinerja sekaligus menghadirkan inovasi dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat,” pintanya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian kata Bupati adalah optimalisasi potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pemanfaatan teknologi digital serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Dengan sistem pengelolaan yang semakin baik, potensi dana umat diharapkan dapat dihimpun lebih maksimal dan disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang berhak menerima,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Karimun periode 2026-2031, Asihadi, S.Sos., menyatakan kesiapannya menjalankan amanah dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas.
Ia menyebut, salah satu fokus kepengurusan baru adalah meningkatkan pengumpulan zakat melalui digitalisasi serta memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), termasuk hingga kecamatan dan wilayah perbatasan.
“Amanah besar ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan memperkuat optimalisasi pengumpulan zakat melalui efisiensi digitalisasi serta penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga ke wilayah perbatasan dan kecamatan,” kata Asihadi.
Menurutnya, perluasan jaringan pengumpulan ZIS menjadi langkah penting agar semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi dalam gerakan zakat.
“Dengan demikian, manfaatnya juga dapat dirasakan lebih luas oleh delapan golongan penerima zakat atau asnaf,” pungkasnya.
Ia menuturkan, penyaluran zakat nantinya diharapkan semakin menyentuh masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin, anak yatim, serta kelompok rentan yang memerlukan dukungan untuk meningkatkan taraf hidup.
“Melalui kepengurusan baru ini, BAZNAS Kabupaten Karimun diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah dana zakat yang terkumpul, tetapi juga memastikan setiap dana yang disalurkan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” katanya.
Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar zakat dapat berperan lebih besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat, memperluas akses pendidikan dan kesehatan.
“Sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Karimun,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis



























