Home Berita Utama Komite Pengawas Perpajakan “Komwasjak” Jaring Keluhan Masyarakat Batam Terkait Pajak dan Bea...

Komite Pengawas Perpajakan “Komwasjak” Jaring Keluhan Masyarakat Batam Terkait Pajak dan Bea Cukai

Komwasjak
Komite Pengawas Perpajakan Komwasjak menyelenggarakan kegiatan “Komwasjak Mendengar” di Kampus Politeknik Negeri Batam.
Banner DPRD Batam 2026

BATAM – Komite Pengawas Perpajakan Komwasjak menyelenggarakan kegiatan “Komwasjak Mendengar” di Kampus Politeknik Negeri Batam. Kegiatan yang bertujuan
untuk menjaring masukan dan aspirasi masyarakat terkait permasalahan perpajakan ini, sukses mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan.

Dalam acara yang dihadiri oleh kurang lebih seratus peserta ini, Komwasjak memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Batam untuk menyampaikan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi di bidang perpajakan. Partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk Dosen, Mahasiswa, Konsultan Pajak, Asosiasi, Komunitas Antikorupsi, dan Media Massa, menunjukkan betapa beragamnya isu perpajakan yang ada.

Ketua Komwasjak, Amien Sunaryadi, dalam sambutannya menyatakan bahwa salah satu tugas Komwasjak adalah meningkatkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak. Biasanya, kepatuhan yang timbul akibat terpaksa, disebabkan karena adanya kebijakan yang dirasa tidak baik dan tidak adil oleh Wajib Pajak.

Urgensi dibentuknya Komwasjak adalah supaya kebijakan dan administrasi perpajakan bisa berjalan dengan baik dan adil, agar antara fiskus dan Wajib Pajak sama-sama nyaman

“Kami hadir di sini untuk memperkenalkan diri dan ingin mendengar terkait pengalaman yang pernah dialami atau didengar oleh Bapak/Ibu mengenai
permasalahan perpajakan yang ada di Kepulauan Riau,” kata Amien, Rabu 26 Juni 2024.

Beberapa isu yang muncul dalam diskusi di antaranya terkait kompleksitas prosedur perpajakan, kemudahan untuk memperoleh fasilitas perpajakan, permasalahan yang terjadi di kawasan Free Trade Zone (FTZ), serta perlunya peningkatan kualitas pelayanan dan edukasi bagi Wajib Pajak. Komwasjak berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan-masukan ini dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

Kegiatan “Komwasjak Mendengar” pertama yang dilaksanakan di Palembang juga telah memberikan banyak wawasan berharga yang kini menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan sistem perpajakan. Dengan diadakannya acara kedua di Batam, Komwasjak berharap dapat terus memperluas jangkauan dan mendengar lebih banyak aspirasi dari berbagai daerah di Indonesia.

BACA JUGA Wali Kota Batam Muhammad Rudi Apresiasi Wajib Pajak yang Taat 2024

Ada sejumlah praktisi dan professional dan kalangan pengusaha hadir dan memberikan masukan sekaligus menyampaikan keluhan baik di pelayanan Pajak di Batam maupun aturan kepabeanan di daerah FTZ.

Dari kalangan pihak Notaris dan Akademisi memberi masukan kenapa wajib pajak di Batam seperti dicari cari kesalahan dan selalu dipanggil masalah pelaporan pajak. Bahkan, ini dikeluhkan oleh investor Asing yang telah berinvestasi di Batam. Selain itu, kejelasan Tax Holiday yang dicangnakan oleh Pemerintah pusat, dan Ketika ada investor menanamkan duit Rp 1 Triliun, kanapa jangka waktu Tax Holiday tidak sesuai dengan yang dijanjikan ke investor.

Dari pihak perwakilan Kadin Kepri dan Himpunan Kawasan Industri di Kepri juga menyampaikan berbagai hal yang bikin ribet terkait pajak. Ada yang menyampaikan pajak untuk industri galangan kapal dan membuat kapal kenapa pajak double double. Selain itu, dari kalangan pengusaha di Kadin Kepri menilai baiknya status FTZ di Batam ini diperjelas.

Sedangkan, dari kalangan notaris konsultan pajak di Batam menilai cara pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak di Batam perlu di ajarkan bagaimana melayani wajib pajak yang datang dan mengeluhkan ketidak mengertian wajib pajak untuk mengurus pajaknya. Dari kalangan masyarakat juga menyampaikan keluhan kenapa mengirim barang dari Batam ke Sumatera atau Jawa dikenakan biaya yang sangat tinggi, harga bisa lebih mahal dari harga produk itu sendiri. Belum lagi masalah Imei Iphone
(Selengkapnya jalannya Diskusi akan tayang di Video WartaKepri TV)

Terakhir acara, Komwasjak mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dan berbagi pandangan dalam acara ini. Partisipasi aktif dan kontribusi yang berharga dari masyarakat akan menjadi dasar yang kuat untuk reformasi perpajakan yang lebih baik dan lebih adil di masa mendatang. (*)

Editor : Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri