Home Berita Utama Jelang Idul Adha, Rupiah Masih Tertekan dan Apakah akan Menuju Rp 18.000...

Jelang Idul Adha, Rupiah Masih Tertekan dan Apakah akan Menuju Rp 18.000 per Dollar AS?

Rupiah Dollar AS
Dolar dan Rupiah. Foto Istimewa Dokumentesi
Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id – Seperti diberitakan sebelumnya, Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Dan, kemungkinan Pelemahan rupiah membuat kurs jual dollar AS di sejumlah bank besar nasional nyaris menembus level Rp 17.900 per dollar AS hingga Rabu 27 Mei 2026 ini.

Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dollar AS bergerak melemah pada perdagangan pasar spot, Selasa (26/5/2026). Hal ini membuat sejumlah bank nasional mematok harga jual dollar AS hingga yang tertinggi Rp 17.890 per dollar AS.

Dilansir dari data Bloomberg, pukul 12.36 WIB rupiah berada pada level Rp 17.796 per dollar AS. Rupiah melemah 53 poin atau 0,30 persen dibanding penutupan hari sebelumnya.

Presiden Direktur Doo Financial Futures Ariston Tjendra memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah pada perdagangan hari ini kisaran Rp 17.750 hingga 17.800 per dollar AS.

Penyebab rupiah turun Penurunan nilai tukar rupiah disebabkan indeks dollar AS (DXY) masih tinggi sebesar 99 pada pagi hari ini, meski turun dibandingkan akhir pekan lalu di level 99,51.

Selain itu, pasar masih menunggu perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran yang hingga sekarang masih belum konkret.

“Potensi masih melemah ke arah Rp 17.750-17.800,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Dari dalam negeri, sentimen pasar juga belum membaik sehingga memberikan tekanan ke mata uang Garuda. Hal ini terlihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun akibat kepercayaan investor yang juga melemah.

“Di bulan Mei ini permintaan valas karena keperluan repatriasi dividen juga masih memberi tekanan ke rupiah,” imbuhnya. Sementara itu, kurs tengah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menunjukkan, pada Senin (25/5/2026), kurs rupiah berada di Rp 17.743 per dollar AS.

Posisi ini melemah dibandingkan Jumat (22/5/2026), kurs rupiah berada di Rp 17.717 per dollar AS. Adapun kurs rupiah di bank-bank besar di Indonesia, seperti di BRI kurs jual dipatok pada Rp 17.800 per dollar AS.

Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini.

Berikut kurs rupiah hari ini di sejumlah bank nasional.

– BRI: Jual 17.800 Beli 17.598
– BTN: Jual 17.890 Beli 17.640
– Bank Mandiri: Jual 17.810 Beli 17.510
– BNI: Jual 17.835 Beli 17.535
– CIMB Niaga: Jual 17.795 Beli 17.780
– BCA: Jual 17.835 Beli 17.585
– Bank Permata: Jual 17.765 Beli 17.580 (*)

Sumber : Kompas /Reuters/The Wall Street Journal
Editor : Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL