Home Berita Utama XLSMART Sukses Sambungkan Kabel Laut 8.000 Km dari Jepang-Batam dan Jadi Gerbang...

XLSMART Sukses Sambungkan Kabel Laut 8.000 Km dari Jepang-Batam dan Jadi Gerbang Digital Asia

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk XLSMART memperk
CANDLE Cable System dikembangkan melalui kolaborasi XLSMART bersama Meta, Globe Telecom, IPS Inc., Telekom Malaysia dan SoftBank Japan, dengan NEC sebagai mitra teknologi.
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat infrastruktur digital Indonesia melalui pembangunan CANDLE Cable System, sistem komunikasi kabel laut (SKKL) sepanjang sekitar 8.000 kilometer.

Jaringan kabel bawah laut ini akan menghubungkan Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan hingga Jepang dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Tahapan penting pembangunan CANDLE ditandai dengan pendaratan Golden Buoy di Tanjung Bemban, Batam, Jumat (11/9/2026). Proyek yang telah dimulai sejak Desember 2024 tersebut diharapkan menambah kapasitas sekaligus pilihan konektivitas internasional Indonesia dengan sejumlah negara di Asia.

Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, mengatakan CANDLE merupakan investasi strategis untuk mengantisipasi kebutuhan konektivitas Indonesia dalam jangka panjang.

“CANDLE merupakan investasi strategis untuk mempersiapkan kebutuhan konektivitas Indonesia dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan kapasitas yang semakin besar dan akses yang semakin luas ke jaringan global,” ujar Andrijanto.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur tersebut diarahkan untuk membuka akses yang lebih luas bagi dunia usaha Indonesia agar dapat berkembang dan terhubung dengan ekosistem digital regional.

Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, mengatakan CANDLE merupakan investasi strategis untuk mengantisipasi kebutuhan konektivitas Indonesia dalam jangka panjang.

Batam Jadi Titik Strategis

Tanjung Bemban, Batam, dipilih sebagai salah satu landing point CANDLE karena memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekosistem digital di Indonesia bagian barat.

Batam saat ini berkembang sebagai salah satu hub bagi hyperscaler dan perusahaan telekomunikasi. Kondisi tersebut turut memperkuat posisi kota industri tersebut dalam pengembangan konektivitas internasional dan ekosistem data center.

Melalui jaringan CANDLE, data center di Batam nantinya dapat terhubung dengan negara-negara yang berada di sepanjang rute kabel. Infrastruktur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan enterprise terhadap konektivitas berkapasitas tinggi, andal dan fleksibel.

Kebutuhan tersebut semakin penting seiring pertumbuhan cloud computing, artificial intelligence (AI), data center dan berbagai layanan digital

CANDLE Cable System dikembangkan melalui kolaborasi XLSMART bersama Meta, Globe Telecom, IPS Inc., Telekom Malaysia dan SoftBank Japan, dengan NEC sebagai mitra teknologi.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pembangunan sistem kabel laut yang dirancang menghubungkan Indonesia dengan pusat-pusat konektivitas digital di kawasan Asia.

Fakta CANDLE Cable System Keterangan
Panjang kabel Sekitar 8.000 kilometer
Mulai proyek Desember 2024
Target operasi 2028
Landing point Indonesia Tanjung Bemban, Batam
Negara yang terhubung Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, Jepang
Pengembang XLSMART for BUSINESS bersama mitra global
Mitra Meta, Globe Telecom, IPS Inc., Telekom Malaysia, SoftBank Japan
Mitra teknologi NEC
Sasaran utama Enterprise, cloud, AI, data center dan layanan digital

 

Andrijanto menegaskan, bagi pelanggan enterprise, CANDLE akan memberikan alternatif konektivitas internasional yang lebih luas dengan kapasitas tinggi, reliable dan scalable.

“Kapabilitas tersebut penting untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang terus berkembang seiring semakin besarnya penggunaan data dan layanan digital,” katanya.

Perkuat Posisi Batam dalam Ekosistem Digital Regional

Dalam pelaksanaannya, XLSMART terus berkoordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan. Dukungan pemerintah diberikan terhadap pembangunan CANDLE, sementara proses perizinan terus berjalan untuk memastikan proyek dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Bagi Batam, kehadiran salah satu landing point CANDLE dinilai dapat membuka peluang semakin kuatnya peran kota tersebut dalam ekosistem digital regional.

Keterhubungan langsung dengan sejumlah negara Asia juga berpotensi mendukung perkembangan data center, cloud services, bisnis digital dan aktivitas perusahaan berbasis teknologi di Batam.

“CANDLE bukan hanya tentang membangun jalur konektivitas baru, tetapi membuka akses yang lebih luas bagi Indonesia ke ekosistem digital regional,” tegas Andrijanto.

Ia berharap infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha, memperkuat ekosistem digital, sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam perkembangan ekonomi digital Asia. (*)

@wartakepri Berita TikTok – XLSMART Sukses Sambungkan Kabel Laut 8.000 Km dari Jepang ke Pulau Batam #xlsmart #XL #Meta #TM #CABLE #Batam #wartakepritv ♬ original sound – WartaKepri

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri