Home Berita Utama Mesin Pembangkit PLTU Soma 2×31 MW Resmi Kantongi SLO, Dukung Kebutuhan Listrik...

Mesin Pembangkit PLTU Soma 2×31 MW Resmi Kantongi SLO, Dukung Kebutuhan Listrik Karimun

Dua unit PLTU Soma Karimun (masing-masing 31 MW) resmi mengantongi Sertifikat Laik
Dua unit PLTU Soma Karimun (masing-masing 31 MW) resmi mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO).(Foto: Junizar)
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – PT Soma Daya Utama mengumumkan, dua unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Soma Karimun dengan kapasitas masing-masing 31 megawatt (MW) telah resmi memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Dengan diterbitkannya SLO untuk kedua unit tersebut, PLTU Soma Karimun kini memiliki total kapasitas terpasang sebesar 62 MW dan memasuki tahapan lanjutan menuju pengoperasian komersial penuh.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, sekaligus diharapkan mampu mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, sektor industri, serta kegiatan investasi di wilayah tersebut.

CEO PT Soma Daya Utama, Franky Yason, menjelaskan, Unit 2 terlebih dahulu menyelesaikan tahapan Reliability Run dan Performance Test pada 14 Agustus 2026.

“Setelah melalui rangkaian pengujian tersebut, unit pembangkit ini memperoleh SLO pada 26 Agustus 2026,” terang Franky, Senin (2/11/2026).

Sementara itu, kata Franky, unit 1 berhasil menyelesaikan Reliability Run dan Performance Test, serta memperoleh SLO pada 7 Oktober 2026.

“Dengan diperolehnya SLO untuk kedua unit ini, PLTU Soma Karimun telah mencapai milestone penting menuju pengoperasian komersial secara penuh,” jelasnya.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim dan mitra yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini,” tambah Franky.

Ia mengungkapkan, keberhasilan memperoleh sertifikat tersebut merupakan hasil dari rangkaian panjang pembangunan, commissioning, pengujian, serta kolaborasi seluruh tim dan mitra yang terlibat dalam proyek.

“Dengan kapasitas terpasang mencapai 62 MW, PLTU Soma Karimun dipersiapkan untuk menjadi salah satu pendukung kebutuhan listrik di Pulau Karimun dan wilayah sekitarnya,” ungkapnya.

Ketersediaan pasokan listrik yang andal masih kata Franky, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya tarik investasi.

“Sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri di Kabupaten Karimun,” imbuhnya.

Ia berujar, PT Soma Daya Utama selanjutnya, akan memfokuskan upaya pada penyelesaian tahapan menuju operasi komersial penuh, termasuk pengembangan penyaluran listrik kepada pelanggan industri dan PLN.

Franky menegaskan, perusahaan berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengembangan industri di Karimun.

“Kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pengembangan kawasan industri di Karimun,” katanya.

Ia optimistis, dengan telah diperolehnya SLO untuk kedua unit pada Agustus dan Oktober 2026, PLTU Soma Karimun dapat melanjutkan tahapan integrasi menuju pengoperasian komersial penuh.

“Langkah tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata PT Soma Daya Utama, dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan dan mendukung pemenuhan kebutuhan listrik di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau,” tandasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri