Home Karimun Panjat Tebing Karimun Juara Umum Porprov Kepri VI 2026, Raih 4 Emas

Panjat Tebing Karimun Juara Umum Porprov Kepri VI 2026, Raih 4 Emas

Kontingen panjat tebing Kabupaten Karimun berhasil
Kontingen panjat tebing Kabupaten Karimun berhasil menjadi juara umum pada Porprov Kepri VI Tahun 2026. Bertanding di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Karimun meraih delapan medali, terdiri dari empat emas, satu perak, dan tiga perunggu.(Foto: Junizar)
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kontingen panjat tebing Kabupaten Karimun sukses menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI Tahun 2026.

Berhasil mengoleksi delapan medali, tim panjat tebing Karimun keluar sebagai juara umum cabang olahraga tersebut.

Bertanding di wall climbing Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang, kontingen Karimun berhasil mengumpulkan empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Prestasi tersebut menjadi bukti ketangguhan para atlet Bumi Berazam, yang mampu tampil maksimal di tengah persaingan ketat dan dinamika penyelenggaraan pertandingan.

Perjuangan menuju podium juara tidak berjalan mulus. Sebelum pertandingan berlangsung, cabang olahraga panjat tebing sempat diwarnai ketegangan menyusul polemik administrasi terkait atlet asal luar daerah yang diutus Kota Batam.

Persoalan tersebut bahkan memunculkan ancaman pembatalan pertandingan. Namun, setelah melalui dinamika yang cukup alot, pertandingan akhirnya tetap dilaksanakan.

Di tengah situasi tersebut, para atlet Karimun mampu menjaga fokus dan mental bertanding hingga berhasil mengamankan gelar juara umum.

Ketua KONI Karimun, Sri Rezeki, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

“Kami bersyukur anak-anak kami berani menunjukkan kemampuan mereka. Tidak sia-sia perjuangan kita untuk tetap menghadirkan panjat tebing di Porprov ini. Tentu anak-anak kami punya harapan yang nanti silakan tanya ke mereka,” ujar Sri usai pertandingan, Sabtu (7/11/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Karimun, tetapi juga menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi berikutnya.

Sri Rezeki juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pembinaan atlet panjat tebing, terlebih beberapa atlet Karimun akan melanjutkan perjuangan pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional.

“Setelah ini, kebetulan ada anak kami yang akan mengikuti O2SN Nasional. Untuk itu, harapan kami, kita bisa lebih memperhatikan atlet panjat tebing agar mereka bisa berlatih dengan fasilitas yang lebih memadai,” jelasnya.

Ia turut memberikan motivasi kepada seluruh atlet Karimun agar tidak pernah merasa minder menghadapi lawan, baik dari segi kemampuan maupun tekanan mental di arena pertandingan.

“Motivasi kami, kalian anak Karimun jangan pernah merasa takut berhadapan dengan siapa pun. Harus tunjukkan anak Karimun itu hebat!” tegas Sri.

Sementara itu, pelatih panjat tebing Karimun, Ari Gustiyar, mengapresiasi perjuangan dan kerja keras para atlet yang mampu tampil maksimal hingga meraih gelar juara umum.

“Meski demikian, kami menilai, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas sarana serta prasarana latihan panjat tebing di Karimun,” ujarnya.

Ari berharap Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan perhatian terhadap kondisi wall panjat tebing di Karimun yang dinilai sudah semakin tua dan membutuhkan rehabilitasi.

“Kami berharap agar FPTI Kepri dapat memberi bantuan berupa rehabilitasi wall panjat tebing di Karimun. Begitu juga Pemerintah Provinsi, supaya bisa memperhatikan sarana prasarana kami di Karimun, yaitu wall panjat tebing yang memang sudah semakin tua. Jadi, kami minta ini supaya dapat diperbarui ke depan,” ungkap Ari.

Menurutnya, fasilitas latihan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang peningkatan kemampuan atlet, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Keberhasilan panjat tebing Karimun meraih juara umum Porprov Kepri VI 2026 diharapkan menjadi awal bagi peningkatan prestasi olahraga daerah,” sebut Ari.

Dengan torehan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu, para atlet Karimun membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk meraih prestasi.

“Namun, dukungan sarana latihan yang lebih baik tetap dibutuhkan, agar kejayaan tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang,” tandasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri