WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Puluhan warga yang berasal dari Desa Langir kecamatan Palmatak kabupaten kepualauan Anambas tiba tiba mendatangi kantor cabang kejaksaan negeri Natuna di tarempa hal tersebut dipicu dengan adanya kejanggalan beberapa proyek di desa Langir.
Sesampainya di kantor kejaksaan puluhan warga desa langir tersebut langsung menjumpai Pelaksana Harian (PLH) Kacabjari Natuna di Tarempa Kasubsi inter dan datun bapak M. Ikshan, dan langsung mengutarakan maksud dan tujuan warga Desa Langir mendatangi kantor Kejaksaan Tarempa hal tersebut disambut baik oleh pihak kejaksaan.
Rahul warga Desa Langir yang dituakan dalam rombongan tersebut mengatakan bahwa dirinya beserta puluhan warga lainnya sudah keempat kalinya mendatangi kantor kejaksaan Tarempa untuk mempertanyakan sejauh mana proses pengembangan dan penyelidikan terkait kecurangan sejumlah pekerjaan yang ada di Desa Langir.
Selain itu dirinya juga membawa delapan puluh tanda tangan warga desa langir sebagai bukti dukungan ketidakpuasan kinerja kepala desa langir, dirinya mencontohkan salah satu pekerjaan seperti penimbunan lapangan bola yang menelan biaya ratusan juta rupiah
M.Ikshan Pelaksana Harian (PLH ) Kacabjari Natuna di Tarempa Kasubsiinter dan datun saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya merasa senang dengan kedatangan puluhan warga Desa Langit ke kantor Kejaksaan Tarempa ini adalah bentuk kontrol warga terhadap instansi penegak hukum.
” Salah satunya kami di kejaksaan iya juga berharap kepada masyrakat agar memiliki bukti bukti dokumen yang dimiliki oleh masyarakat pihaknya juga sudah melakukan kunjungan monitoring kelokasi yang diadukan oleh masyarakat desa langit, dan sampai ini pihak kejaksaan Tarempa sedang mendalami dan mempelajari kasus yang dikadukan oleh masyarakat. Ia juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas inspektorat kabupaten kepulauan anambas, ia juga menghimbau kepada masyarakat agar menahan suasana tetap kondusif dan masyarakat untuk tetap selalu mengawal kasus ini,” ucapnya.
Tidak puas dengan mendatangi kantor kejaksaan Tarempa puluhan warga Desa Langir tersebut juga mendatangi kantor inspektorat Anambas untuk mempertanyakan hal yang sama.
Sesampainya di kantor inspektorat pihaknya langsung disambut oleh Andyguna K Hasibuan selaku inspektur pembantu wilayah (IBAN) I Didinas inspektorat Anambas perwakilan warga yang hadir mengutarakan hal yang sama kepada staf inspektorat tersebut.
Andyguna K Hasibuan inspektur pembantu wilayah ( IBAN ) I berkenaan dengan kehadiran sejumlah warga desa langir datang ke inspektorat berkaitan dengan melaporkan kejadian terhadap pelaksanaan kegiatan di Desa Langir masyarakat mengadukan kejadian kejadian di Desa Langir.
Menurut masyarakat ada 5 kegiatan yang dianggap dilaksanakan tidak sesuai dengan aturan prosedur yang berlaku. Masyarakat berharap kepada inspektorat kabupaten kepulauan Anambas yang mempunyai tugas atau diembankan dari pimpinan daerah pembinaan pengawasan untuk melakukan audit terhadap pelaksanan kegiatan tersebut.
Kami dari inspektorat sisi pengawasan inspektur telah menurunkan dan telah membentuk tim untuk melakukan audit dengan tujuan tertentu atas permintaan masyarakat terhadap pelaksanaan 5 kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah Desa Langir tim sudah melakukan audit terhadap desa tersebut. Dan sekarang tim telah melakukan ekspos terhadap inspektur dan secara target waktu penyelesaian kami dari sisi inspektorat akan segera atau merampungkan berkas laporan dan menyampaikan kepada pimpinan kepala daerah untuk melaksanakan langkah langkah selanjutnya.
Pihaknya inspektorat mengapresiasi langkah langkah yang dilakukan oleh masyarakat begitu juga masyarakat mengapresiasi inspektorat Anambas artinya kami bisa melaksanakan mempermudah pengawasan yang ada di kami ini ketika masyarakat melaksanakan fungsi fungsi pengawasan atau kontrol kontrol sosial yang dilakukan di masyarakat.
“Ia juga berharap ini adalah salah satu acuan atau tolak ukur oleh seluruh kepala desa karna menurutnya secara geografis kita terpisah oleh lautan maka fungsi fungsi pengawasan itu melekat kepada masyarakat setiap saat menyampaikan laporan laporan kepada pihak inspektorat Anambas baik itu dari sisi intern pemerintah maupun kepada penegak hukum tujuan dari seluruh kegiatan yang ada di pemerintah daerah maupun pemerintahan desa bermuara kepada kesejahteraan masyarakat semoga dengan kejadian ini dapat mengambil hikmahnya supaya menjadi kabupaten Anambas dapat lebih baik lagi dan dat mensejahterahkan masyarakat Anambas,”bebernya.
Tidak puas dengan mendatangi kantor kejaksaan Tarempa dan kantor inspektorat Anambas puluhan warga desa langir tersebut mendatangi rumah dinas bupati kepulauan Anambas puluhan warga disambut oleh Abdul Haris, SH Bupati kepulauan Anambas di kediaman rumah dinasnya warga kembali mengutarakan hal yang sama yang sudah diutarakan pada saat mendatangi kantor kejaksaan Tarempa dan kantor inspektorat Anambas, ada yang lain kali ini yang disampaikan kepada bupati Anambas warga meminta agar kepala desa langir dinonaktifkan dari jabatannya selain itu juga ia membeberkan kegiatan di Desa Langir.
Selama dipimpin oleh kepala desa tersebut banyak kekurangan bukan malah maju tapi malah menurun, seperti sah satunya sekolah TPQ yang berada didesa langir yang sebelumnya aktif saat ini sudah tidak aktif lebih kurang 1 tahun oleh pemerintah desa langir terpaksa siswa siswi TPQ tersebut belajar nya dirumah warga masing masing.
Abdul Haris SH, mengatakan bahwa dirinya akan melakukan pemanggilan kepada kepala desa yang bersangkutan melalui dinas sosial dan pemberdayaan Desa Kabupaten Kepulauan Anambas secepat mungkin agar polemik dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan tidak menjadi contoh oleh desa lainnya yang ada di Anambas.
Ia juga berharap puluhan warga yang hadir menemuinya agar bersabar menunggu hasil dari pemerintah daerah kabupaten kepualauan Anambas dan ia juga berharap agar warga tidak melakukan intimidasi atau perbuatan anarkis yang bisa menjerat masyarakat warga itu sendiri.
” Mengenai permintaan masyarakat untuk menonaktifkan kepala desa langir dirinya tidak memiliki kewenangan dan hal itu juga tidak semudah membalikkan telak tangan kamu pemerintah daerah ucapkan terima kasih atas keperdulian masyarakat terhadap pembangunan baik itu di desa maupun kabupaten Anambas,” ucapnya.
Pak Adam bgtulah sapaannya beliau Adalah selaku ketua TPQ desa langir yang menyayangkan kebijakan pemerintah desa yang menonaktifkan TPQ desa langir ia baru saja menyampaikan kepada bapak bupati terkait keluh kesahnya terhadap TPQ yang tidak aktif lagi ia berharap kepada bapak bupati agar bisa menyampaikan kepada kepala desa langir untuk mengaktifkan kembali TPQ untuk anak anak belajar Alquran sehingga generasi muda mengerti tentang aklhak dan agama.(Rama)






























