BPJS Batam Salurkan Rp 49 Miliar untuk  Kanker hingga Gagal Ginjal 

203

bpjs-ilustrasi net

BATAM, WARTAKEPRI.CO.ID –  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Batam dan Karimun mencatat ada delapan jenis penyakit katastropik (penyakit yang berbiaya tinggi dan secara komplikasi) dan kronis yang kerap diderita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 2015.

Diantaranya chirosis hepatitis, gagal ginjal, hemofilia (kanker darah), jantung, kanker, leukemia, stroke dan thalasemia (kelainan darah genetik atau keturunan)

Dari jenis penyakit tersebut gagal ginjal yang terbanyak dengan jumlah 14,191 kasus. Sementara biaya yang dikeluarkan mencapai Rp16 miliar. Kemudian stroke yang mencapai 5,473 kasus dengan biaya hingga Rp 3,3 miliar.

Setelah itu Jantung dengan total kasus 5,241. Meski jumlahnya lebih sedikit dibandingkan stroke, namun total biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar. Yaitu mencapai Rp13,1 miliar‎

Kemudian kanker yang mencapai 4,665 kasus dengan total biaya mencapai Rp11,3 miliar.  Setelah itu hemofilia terdapat 898 kasus dan biaya yang dikeluarkan Rp2,15 miliar.

Sementara untuk penyakit chirosis hepatitis mencapai 149 kasus dengan biaya mencapai Rp 398,5 juta. Sedangkan thalasemia terdapat 775 kasus dan biaya yang dikeluarkan mencapai Rp3,1 miliar. Terakhir yaitu leukimia terdapat 87 kasus yang mengeluarkan biaya Rp262,8 juta.

PKP HIMALAYA

“Jadi pada 2015 itu ada 31,476 kasus penyakit katastropik dan kronis yang diderita peserta JKN. Total biayanya mencapai Rp 49,8 miliar,” ujar Kepala BPJS Cabang Batam, Budi Setiawan saat mengelar konferensi pers di kantornya, Jumat (8/1/2016).

Budi juga menjelaskan, untuk jumlah kunjungan pada fasilitas kesehatan (Faskes) terdiri dari rawat jalan mencapai 1,199,908 dengan total biaya mencapai Rp 81,1 miliar.

 Sementara rawat inap hanya 964 kunjungan dengan biaya yang dikeluarkan Rp 201,9 juta.

“Persalinan itu ada 4,760. Biaya yang dikeluarkan Rp2,4 miliar. Sedangkan yang obat rujuk balik ada 8,351. Biayanya mencapai Rp 592,7 juta,” rincinya.

Ia menjelaskan pada 2015 capaian kepesertaan di Kota Batam mencapai 801,878 atau 64,90 persen dari 1,235,651 jiwa. Sementara di Karimun mencapai 144,974 atau 51,91 persen dari 279,273 jiwa.

“Total peserta hingga akhir tahun 2015 mencapai 946,852,” paparnya.

Pada 2016 ini pihaknya menargetkan peserta BPJS Kesehatan di Batam mencapai 869,282 atau 70,4 persen. Sedangkan di Karimun 153,445 atau 54,9 persen.

“Kita berharap 2016 kepesertaan masyarakat di BPJS Kesehatan di Batam dan Karimun mencapai 1,022,727,” katanya. (r/swd)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel