Bos Rokok PT Fantastik Mengaku Ditipu, Penyidik Polda Kepri di Praperadilkan – WartaKepri.co.id
120 views

Bos Rokok PT Fantastik Mengaku Ditipu, Penyidik Polda Kepri di Praperadilkan

Warta Kepri sidang pra peradilan polda kepri



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sidang praperadilan terkait penangkapan dan penahanan tersangka Zona Febri oleh Polda Kepri, atas dugaan penipuan yang dilakukan pada pengusaha rokok PT Fantastik Batam.

Melalui kuasa hukum tersangka Jakobus SH, menyatakan tidak sahnya penahanan dan penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap Zona, maka harus menguji melapui praperadilan.

“Zona ditangkap di Serpong Tanggerang Selatan tanggal 27 April 2016 bersama saudara sepupunya Tommy Andika dan istrinya. Ketiganya ditahan ditahan lalu diterbangkan ke Polda Jambi tanpa ada surat penahanan,” terang Jakobus Silaban, Jumat (24/6/2016) di PN Batam.

Setelah satu malam merasakan dinginnya disel Polda Jambi, kembali diterbangkan ke Polda Kepri tepatnya di Nongsa – Batam. Kemudian, pada tanggal 29 April 2016, Zona langsung di BAP sebagai saksi oleh penyidik kepolisian Polda Kepri, dan disaat itu juga keluarga tidak terima surat penangkapan dan penahanan.

” Yang anehnya, penyidik kembali melakukan BAP ulang pada Juni 2016 dan dijadikan tersangka baru surat penahanan dikeluarkan,” tegas Jakobus lagi.

Tersangka Zona Febri Nurji bekerja sebagai operator mesin percetakan miliknya bersama saudaranya Ayu Angreani dan temannya, dengan nama usahanya CV Janur Uniti. Semua hasil pekerjaan dan penjualan dari usahanya dimasukkan dalam rekening Bank BRI.

Anehnya, Zona tidak mengenal dan tidak pernah menjalin kerjasama dengan PT Fantastik milik pengusaha rokok bernama Anwar, namun sudah membuat laporan di Polsek Batuampar Batam soal kasus penipuan dan pencucian uang.

Kemudian tersangka Zona dituduhkan dugaan dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan 378 KUHP tentang penipuan. Disamping itu, Zona juga disangkakan melanggar pasa 3 dan 4 tentang pencucian uang.

Saat ini yang menjadi dasar hukum pencucian uang adalah “Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dimana Undang-Undang tersebut menggantikan undang-undang sebelumnya yang mengatur pencucian uang yaitu, “Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan “Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003.

Sementara dalam kesaksian Ayu Angreani selaku direktur CV Janur Uniti mengatakan, bahwa usaha mereka tidak ada kerjasama dengan pihak lain untuk pembebasan lahan di Jawa Tengah untuk pembangunan perumahan.

Sidangkan praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Yona Lamerosa Kataren SH telah sampai pada kesimpulan. Usai sidang pada Jumat sore, Zona pun dibawa pihak penyidik Polda Kepri.

Namun sangat disayangkan tindakan yang dilakukan oleh penyidik, saat Zona digiring masuk ke mobil Avanza warna hitam, Zona mendapat tekanan berupa pukulan. Kejadian itu dilihat oleh beberapa wartawan dari balik kaca kantor pengadilan.

Saat wartawan mendengar informasi itu lalu mencoba ingin meminta konfirmasi pada penyidik yang membawanya dengan mendekati mobil Avanza, namun mobil tersebut keburu dilarikan.

Bukan itu saja, pada hari Kamis, (23/6/2016) saat sidang keterangan dari saksi penyidik, seorang penyidik yang ikut hadir dalam persidangan mencoba mengambil foto wajah wartawan secara sembunyi, namun ketahuan dan kelihatan salah seorang wartawan karena lampu camera handphon si penyidik hidup. Akan seperti inikah intimidasi dari pihak kepolisian saat ini.?. Ungkap wartawan yang ngepos di Pengadilan Negeri Batam.(nixon)

Pendapat Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA


PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA