Balum Ada Etika Baik dari Pemilik Cafe Basecamp Tanjungpinang

330
pertemuan-satpol-pp-batam-karena-cafe-basecame-tidak-datang

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pemilik Basecamp Cafe Tanjungpinang tidak menghormati undangan Satpol PP dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tanjungpinang. Padahal telah dibuat acara konfrensi Pers bersama LSM Solidaritas Anti Arogansi dan Miras (SAAM) dan BEM Stisipol Tanjungpinang.

” Kita sudah undang, bahkan sudah kita coba hubungi namun tak bisa di hubungi,” ucap Kepala Satuan Polisi Pamongpraja (Kasatpol PP) Kota Tanjungpinang Irianto saat konfrensi Pers di ruang PPNS, Jum’at (14/10/2016).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tanjungpinang, Irianto menegaskan memberikan waktu 7 (tujuh) hari untuk menyatakan maaf kepada Ormas dan seluruh masyarakat Tanjungpinang secara terbuka.

” Terhitung mulai hari ini kita kasih batas waktu satu minggu kepada pihak Basecamp Cafe untuk segera minta maaf kepada publik dan Ormas, masyarakat dan dunia Pendidikan,” tegas Irianto.

Lebih lanjut katanya, jika sampai batas waktu 7 hari, pihak Basecamp tidak meminta maaf sama masyarakat, Ormas dan dunia pendidikan, kita akan koordinasikan kembali apakah ditutup permanen atau tidak.

” Jika memang ada etika baik pihak Basecamp Cafe untuk minta maaf dan menyelesaikan masalah ini, maka Cafe itu boleh beroperasi lagi,” pungkasnya.(Yansyah).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel