Alamak.. Life Jaket Kotor, Penumpang Kapal ke Penyengat Enggan Memakainya

penumpang-penyengat-kembali-engan-pakai-life-jaket-foto-intenet

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Life jacket yang di sediakan untuk di pakai para penambang pompong penyengat dan pelantar I beberapa hari ini banyak para penumpang tidak menggunakan lagi, dan dari pantauan hanya sebagian penumpang yang terlihat yang memakai life jacket yang di wajibkan sekarang ini.

Pak Mus salah satu penambang pompong mengatakan rata-rata memang sekarang ini banyak yang tidak menggunakan lagi life jacket, ini karena kapasitas life jacket yang semakin berkurang dan banyak life jacket yang hilang tidak tahu ke mana perginya. Minggu (30/10/2016)

“Sekarang ini memang penumpang yang biasanya menggunakan life jacket, tidak lagi memakainya seperti dulu waktu heboh tragedi kemarin,” Ujarnya.

Pak Mus ini menjelaskan, seharusnya life jacket dibagikan kepada setiap penambang pompong walaupun sedikit, karena setiap pompong itu harus ada persediaan life jacket tanpa harus menunggu dari pengurus tiket yang biasanya ada menyediakan stock life jacket.

Diungkapnya, sebaiknya life jacket berikan saja kepada penambang dan menjadi tanggung jawab pihak penambang pompong, kalau ada kehilangan maka yang akan bertanggung jawab dan mengganti dengan yang baru adalah penambang itu sendiri.

” Nantinya setiap seminggu sekali atau sebulan sekali di lakukan pemeriksaan life jacket yang ada di setiap pompong,” tuturnya.

Diterangkan pak Mus, bisa dilihat sekarang ini life jacket yang ada di tempat sebelum orang naik yang ada di tempat menaiki penumpang yang mau ke penyengat di Tanjungpinang hanya tinggal sekitar 50 life jacket yang ada.

Pak Mus juga menambahkan penambang dari penyengat yang menuju ke Tanjungpinang banyak yang tidak memakai life jacket, ini karena jumlah life jacket yang tidak mencukupi kebutuhan penumpang dan penambang pompong.

” Ditambah lagi kondisi life jacket yang ada sering ditumpukkan dan sering di pakai orang life jacket menjadi kotor,”ujarnya.

Pak Mus menuturkan, orang-orang mulai malas makai life jacket karena sudah kotor dan juga di sebabkan life jacket yang sering di pakai orang secara berganti-ganti ada sebagian penumpang mengkhawatirkan kebersihan life jacket.

” Sebaiknya pemakaian life jacket jangan di pakai terus, apalagi dalam kondisi cerah. Jadi seharusnya life jacket di selipkan di samping-samping tempat duduk penumpang dan apabila terjadi perubahan kondisi cuaca buruk di tengah jalan petugas pembawa pompong tinggal menyuruh penumpang agar memakai life jacketnya”. Tuturnya.

Kalau seprti sekarangnya ini banyak life jacket yang tidak di ketahui entah kemana dan Kejadian yang penumpang tidak memakai life jacket bukan hanya terjadi di pelabuhan penyengat saja, dari pelantar I juga terlihat banyak yang tidak menggunakan life jacket.(sapardi)

FANINDO

Honda Capella