Pembukaan Workshop tersebut, ditandai dengan pemukulan Drum oleh Raja Ariza yang disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, kepala Dinas Pendidikan Bintan, ahli dewan Pers Zamzami A Karim dan para insan Pers.
Raja Ariza dalam sambutannya mengatakan, dalam membantu dan memajukan dunia pendidikan di Provinsi Kepri, pandangan dan fungsi Pers sebagai Jurnalis, sangat membantu untuk menciptakan karakter bangsa dalam membangun dunia pendidikan.
“Perspektif jurnalistik mengutamakan rasa demokrasi dan keadilan. Dan keberadaan jurnalis bisa menciptakan pendidikan yang lebih baik di Provinsi Kepri,” ucap Raja Ariza.
Sebelumnya kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Arifin Nasir, mengatakan berbicara pendidikan di Provinsi Kepri, permasalahanya yaitu mutu pendidikan dan sampai sekarang tidak pernah selesai.
“Salah satu permasalahannya yaitu guru. Karena guru merupakan ujung tombak saat ini dan guru merupakan orang kedua untuk mendidik anak selain orang tua di rumah,” ujarnya.
Mudah-mudahan dengan ada nya Workshop perspektif jurnalis terhadap dunia pendidikan, bisa memberikan informasi dan mengontrol jalan pemerintahan khususnya untuk dunia pendidikan. (yansyah).






























