Tidak Miliki Dokumen Bawa Kapal, Lantamal IV Jadikan Muhammad Edi Sebagai Terdakwa

276

WARTAKEPRI.co.id, BATAM -Terdakwa Muhammad Edi Mustafa selaku Nahkoda KM. Sinar Baru GT. 5, ditangkap oleh Lantamal IV TNI AL Tanjung Pinang karena membawa sembako tanpa memiliki manifes barang dan surat izin berlayar dari Syahbandar.

Terdakwa selaku kapten kapal, yang hanya mendapat gaji dari Muslawang selaku pemilik barang dan kapal. Muslawang memerintahkan terdakwa membawa kapal dan barang ke pulau Dabo tanpa terlebih dilengkapi surat. Namun saat itu, pemilik tidak dijadikan tersangka dan hanya dimintai keterangannya oleh penyidik maupun penangkap.

Terdakwa ditangkap pada
hari Rabu tanggal 14 September 2016, sekitar pukul 22.40 wib di Perairan Tanjung Koko Galang Baru Kota Batam – Provinsi Kepulauan Riau oleh Lantamal IV TNI AL.

Berawal dari pelabuhan Dabo Singkep, terdakwa membawa kulit arang sebanyak 300 karung, Kemudian Pukul 13.30 Wib kapal sandar di pelabuhan Kampung Baru Jembatan 6 Barelang Batam. Setelah selesai bongkar kulit, kapal berangkat menuju ke pelabuhan Asim untuk memuat barang sembako.

” Kapal KM Sinar Baru langsung muat barang dari darat berupa rokok, minuman kaleng, beras, susu, coffee mix dan Gas LPG,” kata saksi Ahmad Ronang Lubis dan Rosadi dari TNI AL, Selasa (27/12/2016).

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 323 ayat (1) Jo Pasal 219 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Kata Jaksa Penuntut Umum ( JPU), Martua Ritonga SH. ( nikson simanjunta )

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel