Bupati Natuna Serahkan 13 Ranperda,Tapi Anggota DPRD yang Hadir Cuma 12 Orang

19
WARTAKEPRI.co.id,NATUNA – Bupati Natuna H.Hamid Rizal menyampaikan Nota pengantar 13 rancangan peraturan daerah kabupaten Natuna pada rapat paripurna pertama DPRD, Selasa (17/07/2017) malam.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Yusripandi, yang dalam panduan pimpinan DPRD menyampaikan bahwa kedudukan Perda adalah salah satu jenis perundang-undangan yang merupakan bagian dari sistem hukun nasional.

“ Kehadiran Perda merupakan urat nadi penyelenggaraan pemerintah daerah. Perda menjadi dasar hukum khususnya dalam usaha meningkatkan kemampuan daerah untuk mengelola dirinya sendiri dengan sumber daya yang dimiliki,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain sebagai penyalur aspirasi masyarakat fungsi perda juga sebagai alat pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya mengatakan, penyampaian nota 13 Ranperda Rancangan peraturan daerah tersebut diantaranya Rancangan peraturan daerah kabupaten Natuna. Pertama, pencabutan atas peraturan daerah nomor 40 Tahun 2008 tentang retribusi izin pengambilan hasil hutan ikutan non kayu.

Pencabutan ini dilakukan karena tidak sesuai lagi dengan ketentuan yang lebih tinggi dan adanya SK Gubernur kepri nomor 27 tahun 2017 tentang pembatalan Perda kab Natuna nomor 40 tahun 2008.

Kedua, Ranperda tentang pencabutan atas peraturan daerah nomor 5 tahun 2014 tentang pengolahan air tanah.

Tiga, Ranperda tentang pencabutan atas peraturan daerah nomor 1 tahun 2007 tentang pengolahan trumbu karang.

Empat, Ranperda‎ tentang pencabutan atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2014 tentang pengelolaan pertambangan mineral dan batubara.

Lima, Ranperda‎ tentang pencabutan atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2013 Tentang izin gangguan.

Enam, Ranperda tentang pencabutan atas peraturan daerah nomor 15 tahun 2014 tentang pembentukan desa dan kelurahan.

Tujuh, Ranperda‎ tentang perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup.

Delapan, Ranperda‎ tentang perburuan burung,ikan dan satwa liar.

Sembilan, Ranperda‎ tentang pedoman pengolahan koperasi.

Sepuluh, Ranperda‎ tentang pemberdayaan usaha mikro.

Sebelas, Ranperda‎ tentang retribusi pengelolaan limbah tinja.

Dua belas, Ranperda‎ tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD.
Ranperda ini disusun sebagai tindak lanjut terbitnya peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD.

Tiga belas, Ranperda‎ tentang laporan pertanggun jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Natuna tahun 2016.


Bupati berharap agar ke 13 (Tiga belas) rancangan peraturan daerah ini kiranya dapat dibahas dan dikaji bersama secara seksama dengan tetap memegang teguh asas “ sparing partner ” yang dijiwai semangat kemitraan yang bersifat profesional dan demokratis dalam upaya mewujudkan asas musyawarah dan mufakat dalam pembahasan nanti.

Dari pantauan media pada malam itu, tampak terlihat hanya dihadiri oleh 12 orang Anggota Dewan, sisanya absen.

Menanggapi hal ini, Yusripandi mengaku sedikit menyayangkan ketidak hadiran para anggotanya tersebut.

“Yang tidak bisa hadir tanpa ada keterangan, ya agak kita sayangkan,” ungkap Yusripandi,usai acara.

Yusripandi menjelaskan, beberapa anggotanya yang tidak hadir tersebut, memang sebagian diantaranya ada urusan dinas dan juga urusan keluarga, sehingga absen dalam rapat.

” Pak Amhar (Wakil Ketua ll, ) sedang ada urusan di Jakarta. Sementara Harken, Saya dapat kabar orang tuanya tadi sore telah berpulang ke Rahmatullah di Padang.

Kami segenap Anggota DPRD Natuna dan staf turut berbelasungkawa sedalamnya atas berpulangnya Ayahanda Dari rekan kita Harken, semoga Husnul khotimah, sedangkan Anggota yang lain saya belum tahu, tak ada kabar,” terang Yusripandi.

Meski hampir separuh anggota Dewan yang absen, namun Yusripandi mengaku tidak ada kendala untuk melangsungkan Rapat Paripurna terbuka tersebut.


“Alhamdulilah Rangkaian acara lancar kita segera bentuk bamus malam ini juga, karena sudah memenuhi forum,” tukasnya.(*)

Tulisan : Rikyrinovsky

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND