Home Berita Utama IKAB Kepri : Visi Misi Paslon Pilwako Tanjungpinang Belum Terbaca, Saling Hujat...

IKAB Kepri : Visi Misi Paslon Pilwako Tanjungpinang Belum Terbaca, Saling Hujat Marak di Medsos

IKAB Kepri Warta Kepri
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Menyikapi eskalasi politik dalam masa kampanye Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang kian menghangat, maka kelompok intelektual Kepri yang terhimpun dalam Ikatan Alumni Bandung (IKAB) Kepri menggelar diskusi dengan pembahasan seputar pemilu.

Diskusi internal ini sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula dan mensukseskan Pilwako Tanjungpinang 2018. Diskusi dimulai dgn membahas program masing – masing paslon melalui Timsesnya yang mulai menggerakkan seluruh mesin politiknya.

” Menurut pengamatan saya, peserta pikwako kali ini kurang berani tampil dengan visi kedepan dan program nyata apa yang ingin diwujudkan jika menang. Karena saat ini hanya perang klaim dan saling hujat di medsos,” ujar pengamat kebijakan publik Buana Fauzi Februari, SH,SE, MM.CPS saat berdiskusi bersama pengurus IKAB (Ikatan Alumni Bandung) Kepri dibilangan jalan pemuda Tanjungpinang, Jumat (13/4/2018).

Ditanya siapa yang berpeluang memenangkan kontestasi pilwako Tanjungpinang, pengamat yang juga jebolan Lemhanas ini mengatakan bahwa kedua calon memiliki peluang yang sama menjadi pemenang, karena masih ada waktu 2 bulan lagi, masih cukup waktu untuk meraih simpati masyarakat, hanya pergerakan timses nya harus elegan, jangan bikin blunder yang pada akhirnya membuat anjlok elektabilitas paslon.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Kelembagaan Ikatan Alumni Bandung (IKAB) Agus Hilman,SH.,MH. Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu ragu dalam menentukan pilihan politiknya, kedua calon sama-sama orang baik dan layak jadi pemimpin Tanjungpinang.

Cuma masyarakat tidak boleh diintimidasi, dipaksa dan diarahkan untuk memilih salah satu calon. Termasuklah Anggota dan Pengurus IKAB, meskipun ketua Umumnya mencalonkan diri sebagai Walikota Tanjungpinang, tetapi anggota dan pengurusnya harus bebas menentukan pilihannya.

Deri Noverlian, S.Kom., MH selaku Bendahara IKAB berpendapat, ditahun politik ini kedua belah pihak sudah memainkan politik santun.

” Perlu kita acungi jempol, hal ini harus ditiru oleh tim suksesnya, jangan pula tim sukses bersikap berlebihan. Khusus untuk ASN, mari kita bersikap profesional dan menjaga netralitas dalam pilwako ini”

Zulkifli yang juga penggiat Sosmed berpendapat bahwa irama kampanye yang dimainkan Kedua Calon masih jauh dari kesan sportif karena masih saling menjatuhkan dan menyebar kebencian sehingga elektabilitas yang sudah baik ini malah bisa menurun.(*)

Sumber: rilis/IKAB.

[socialpoll id=”2480728″]

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp