Inilah 14 Poin Eksepsi Tiga Terdakwa ABK Kapal MV Sunrise Glory Membawa 1.037 Gram Sabu – WartaKepri
25 views

Inilah 14 Poin Eksepsi Tiga Terdakwa ABK Kapal MV Sunrise Glory Membawa 1.037 Gram Sabu

Terdakwa ABK Kapal MV Sunrise Glory

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sidang lanjutan terkait perkara penangkapan kapal MV Sunrise Glory atau Shun De Man 66 yang mengangkut narkotika jenis Sabu – sabu seberat 1.037.581,8 gram (1,03 ton) dengan terdakwa I Chen Chung Nan serta terdakwa II Chen Chin Tun, terdakwa III Huang Ching An dan terdakwa IV Hsieh Lai Fu (dakwaan terpisah) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (31/7/2018).

Adapun agenda persidangan kali ini pembacaan Eksepsi oleh Penasehat hukum para terdakwa M. Herdiyan Saksono Z. SH, M.M dan Afriady Putra, SH, S.Sos.

Sebelum eksepsi dibacakan Penasehat Hukum, Majelis hakim, Muhammad Chandra, SH, MH, selaku ketua hakim yang didampingi hakim anggota Hera Polosoa Destiny, SH dan Yona Lamerosaa Ketaren, S.H. Bertanya kepada Penasehat Hukum.

” Apakah eksepsi mau dibacakan seluruhnya atau pokok intinya saja. Karena penerjemah memiliki keterbatasan, dan dibaca pelan – pelan supaya penerjemah mudah mengerti karena para terdakwa tidak bisa bahasa Indonesia,” tanya Muhammad Chandra, SH, MH.

Kemudian Herdiyan Saksono Z. SH, M.M, menjawab yang dibacakan pokok intinya saja. Berikut pokok inti eksepsi yang dibacakan Penasehat Hukum :

1. Perbuatan terdakwa tidak ada dalam dakwaan yang ditulis transaksi jual beli Sabu – sabu

2. Dakwaan dari JPU tidak jelas

3. Kapal tersebut tidak belayar di perairan Indonesia, akan tetapi belayar di perairan Internasional namun digiring di perairan Indonesia.

4. Tidak ada dalam dakwaan sabu – sabu tersebut milik siapa

5. Dalam dakwaan tersebut tidak diuraikan terdakwa menjual sabu – sabu

6. Dalam dakwaan tidak diuraikan dalam dakwaan primer dan seterusnya

7. Tidak menguraikan jelas tempat dan lokasi kejadian hukum.

8. Dakwaan JPU terlalu prematur atau terlalu dini sehingga menjadi kabur

9. Terdakwa tidak tau kalau ada sabu – sabu di dalam kapal, hanya tau tiga hari penangkapan patroli TNI di laut Internasional. Tidak ada perbuatan menyimpan Narkotika, hanya belayar dari Penang Malaysia ke Taiwan bukan ke Indonesia.

10. Terdakwa tidak bisa bertanggung jawab karena terdakwa tidak tau jika ada narkotika.

Kemudian Penasehat Hukum meminta ke majelis hakim mempertimbangkan dan menerima eksepsi keseluruhan serta memutuskan :

1. Dakwaan JPU harus di Batalkan

2. Membebaskan terdakwa karena narkotika itu bukan milik terdakwa dari tuntutan hukum

3. Memulihkan hak terdakwa dalam kedudukan harkat martabat sebagai orang tidak bersalah

4. Membebankan Biaya perkara ke negara.

“Atas eksepsi Jaksa Penuntut Umum bisa memberikan tanggapan, “ujar Muhammad Chandra.

Lalu majelis memberikan waktu untuk JPU memberikan tanggapan 2 minggu lagi.(*)

Tulisan: Vero Aditya

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA