Kepala Kanwil Lapas Kepri Kunjungi Lapas II A Batam dan Tes Urine Seluruh Pegawai

36

WARTAKEPRI.co.id,BATAM – Briefing kepala Kanwil kepada jajaran lapas kelas II A Batam upaya progresif dan masif terhadap penyalahgunaan narkoba dan handphone di kalangan warga binaan bertempat di Lapas IIA Batam Selasa (19/2/2019).

Kepala kantor wilayah Kepri Zaeroji mengatakan kunjungan kali ini le lapas II A Batam sekaligus menyapa warga kita binaan, dan memberikan pemahaman upaya progresif dan masif terhadap penyalahgunaan narkoba dan peredaran handphone khususnya di kalangan warga binaan di Lapas II A Batam ini,”kata Kepala Kanwil kepri Selasa (19/2/2019)

Menurutnya, selain breafing ada peresmian Saung untuk warga binaan yang taat aturan dalam tata tertib, mereka memang mematuhi aturan yang ada di lapas II A Batam jadi bisa dimanfaatkan dengan baik,”tuturnya.

“Tak hanya itu, Kepala kanwil kepri sempat berbincang dengan sejumlah tahanan binaan lapas II A Batam, beberapa warga binaan juga manyampaikan masukan, Masing masing mereka warga binaan, ada yang menyampaikan beberapa kasusnya seperti pembunuhan dan narkoba, ada yang dihukum seumur hidup, ada yang hukuman mati,”sebutnya.

Inilah yang menjadi masukan kita apa yang disampaikan mereka para warga binaan ini, kita terima dan akan dibahas dalam rapat nanti,”terangnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Lapas II A Batam Surianto menambahkan hari ini, kepala kantor wilayah, kepala divisi, direktur intel, dan BNNK hadir dalam memberikan breafing dalam upaya untuk memastikan bahwa usaha progresif kita didalam penanggulangan peredaran narkoba,”ujar Surianto kepala Lapas II A Batam Selasa (19/2/2019)

Selanjutnya usai breafing, seluruh pejabat, Staf, petugas, dan pegawai lapas II A Batam dilakukan tes urine, bagian akhir kita kembangkan sosial yakni kita buatkan balai yang diresmikan tadi oleh kepala Kanwil kepri, dengan tujuan untuk tempat warga binaan yang tidak ada catatan pelanggaran bisa jumpa keluarganya di Balai itu,”jelasnya.

Untuk keamanan Lapas sudah kita liahatkan, bahwa setiap masuk aja perlu pemeriksaan, semua tidak boleh masuk sembarangan, sudah siapkan aturan tertib masuk.

“Jadi tidak hanya hukuman fisik kita buat kepada warga binaan tetapi, kita kembangkan hukuman sosial dengan mendirikan Saung tadi, nantinya kita akan buatkan layanan informasi.(*)

Kiriman: Taufik Ch

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND