Wabub: Menumbuhkan Kesadaran Pentingnya Bela Negara terhadap Masyarakat Natuna





WARTAKEPRI.CO.ID – Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, membuka secara resmi kegiatan Forum Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara Bagi Masyarakat Di Wilayah Perbatasan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Acara dilaksanakan di Aula Serbaguna Natuna Hotel, Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kamis ( 7/11) pagi.

Hadir dalam dalam acara tersebut Sekretaris Dirjen Politik dan Pertahanan Umum, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Pimpinan OPD Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna serta para peserta kegiatan.

Dalam sambutanya Ngesti Yuni Suprapti menerangkan, bahwa bela negara bertujuan untuk menjadi media bagi memberikan sumbangsih dan kontribusi dari segenap komponen masyarakat, dunia usaha, dunia pendidikan, media, hingga tokoh agama sesuai dengan bidang profesi mereka masing-masing.

“Setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara. Hal tersebut merupakan wujud kecintaan kita warga negara pada tanah air yang sudah memberikan kehidupan padanya. Hal ini terjadi sejak seseorang lahir, tumbuh dewasa serta dalam upayanya mencari penghidupan,” kata Wabub Dalam sambutannya.

Dijelaskannya, bahwa bela negara sebagai hak asasi manusia bangsa Indonesia, yang diamanatkan pasal 68 Undang undang nomor 39 Tahun 1999, tentang HAM, yang mengamanatkan agar segenap bangsa Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya, tetap dapat memberikan sumbangsihnya dalam bela negara.

Lebih lanjut Ngesti menyampaikan bahwa bela negara merupakan suatu kewajiban bagi seluruh warga negaranya.

“Kita memaknai Aksi bela negara tidak hanya dengan mengangkat senjata atau peperangan dan bersorak sorai, tapi juga harus dengan tindakan yang nyata.

Mulai dari tindakan yang kecil seperti melestarikan budaya Indonesia, belajar dengan rajin sebagai pelajar yang baik, taat pada hukum, dan meningkatkan rasa Nasionalisme terhadap negara Indonesia,” sebut Ngesti.

Ngesti mengatakan, Bela Negara pada hakikatnya merupakan suatu pandangan yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa yang memiliki rasa cinta tanah air.

“Mari kita menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, dan memiliki rasa kebersamaan tanpa kehilangan akar budaya yang telah dimiliki,” tutupnya.

Ketua panitia, Arnela Sibero melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi perempuan dan organisai kepemudaan.

Kegiatan itu, lanjut Arnela Sibero, bertujuan agar nantinya para peserta siap mengimplementasikan bela negara dalam kehidupan sehari-hari dengan mengantisipasi munculnya berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dari semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu Sekretaris Ditjen Polhum Kemendagri, Didi Sudiana, SE., MM mengatakan, bahwa dalam Menjaga keutuhan wilayah adalah tanggung jawab dan kewajiban setiap warga Negara Indonesia, dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme warga negara terhadap negaranya.

Untuk itu Didi Sudiana ingin mengajak masyarakat Kabupaten Natuna, khususnya bagi para generasi muda agar membenahi diri, meningkatkan kualitas dan integritas, dan siap berkiprah ditengah-tengah masyarakat.

“Saya mengajak mari mewarnai berbagai kehidupan bangsa, karena bangsa ini membutuhkan peran dan sumbangsih setiap warga negara dalam membangun bangsa menjadi bangsa yang kuat, mandiri dan bermartabat didunia Internasional,” tutupnya. (Hms,Rky)



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA