Diduga Putus Asa Derita Stroke 7 Tahun, Kakek TM Putuskan Bunuh Diri di Pohon Nangka

112

Sempat menyampaikan akan bunuh diri kepada istri

Wartakepri.co.id Karimun – TM (76) seorang petani warga jalan ujung baru RT/ RW 001/ 008 Desa Perayun Kecamatan Kundur Utara Karimun pada kamis (21/11/2019), sekitar pukul 05.00 wib, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di pohon nangka, yang terletak di pekarangan rumah Korban.

Kapolres Karimun AKBP. Yos Guntur melalui Kapolsek Kundur utara, AKP. Edi Suryanto menuturkan bahwa, Kakek naas tersebut diketahui pertama kalinya oleh sang istri, Misiah (61), menantu korban Katuri (54), dan para tetangganya Tukino (48) serta Kepala desa Heri Santoso (48). Disaat akan melaksanakan sholat subuh istri Korban Misiah mengetahui Korban TM tidak berada di dalam kamar tidurnya.

“Selanjutnya istri Korban  berusaha mencari bersama menantunya Katuri di sekeliling rumah. Kemudian Katuri menghubungi tetangga yaitu Heri Santosa (Kades Desa Perayun) bersama Tukino selaku ketua RT untuk membantu mencari Korban, Setelah dilakukan pencarian, Tukino melihat dan menemukan korban sudah dalam keadaan gantung diri di pohon Nangka di depan rumah korban,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan dalam posisi gantung diri menggunakan sehelai sarung dengan motif kotak-kotak bewarna coklat, serta memakai Kaos warna biru abu-abu dan mengenakan celana pendek bewarna biru. Kemudian Kades Perayun Heri Santoso, menghubungi Polsek Kuba.

Selanjutnya personel Polsek Kuba mendatangi TKP bersama Tim Medis dari Puskesmas Kundur Utara dr. Vera guna pemeriksaan Visum.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Dari hasil Pemeriksaan, tidak ditemukan kekerasan pada bagian tubuh korban, dan Korban sendiri dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia, diduga korban mengakhiri hidupnya karena telah menderita sakit stroke kronis yang sudah  7 tahun dideritanya, dan korbanpun sudah putus asa, dan pernah menyampaikan akan melakukan bunuh diri dengan istrinya,” ungka Edi.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), Polisi menemukan barang bukti berupa sehelai kain sarung motif Kotak-kotak warna Coklat, Baju Kaos warna biru abu – abu, Celana Pendek warna Biru. Dan korban segera di kebumikan siang tadi setelah dilakukan visum oleh tim medis puskesmas Kundur Utara yang menanganinya.(*)

Kiriman : Aziz Maulana

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI