Tim Macan Hitam Satreskrim Karimun Ringkus Firman Ahli Pembobol Rumah Lagi Tidur Pulas di Batam

327

Beraksi di empat TKP berbeda wilayah hukum Polres Karimun

WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Tim Macan hitam Satreskrim Polres Karimun, pada minggu (24/11/2019) dini hari, berhasil meringkus Firman (54) alias wak lawi, pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di empat tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, di wilayah hukum Polres Karimun, diantaranya teluk air, tebing, telaga tujuh dan Wilayah Puakang.

Pelaku sendiri saat diringkus di tempat persembunyiannya di daerah bengkong, Batam yang sedang tertidur pulas, tanpa melalukan perlawanan. Pelaku melakukan tindak pencurian selalu berpindah-pindah (hunting), dari satu pulau ke pulau lain.

Kapolres Karimun AKBP. Yos Guntur F.S, melalui Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP. Herie Pramono mengutarakan bahwa, modus operandi yang dilakukan oleh tersangka ini dengan merusak pintu masuk (gembok), dan sekaligus jendela dengan alat (obeng dan tang), dan pelakuĀ  berhasil menggasak seluruh barang-barang berharga milik para korban.

PKP HIMALAYA

“Berdasarkan laporan Polisi, salah satu personil Satreskrim Polres Karimun juga menjadi salah satu korban tindak pidana pencurian oleh tersangka, dari laporan tersebut kami melakukan penyelidikan dan terdapat beberapa tempat kejadian perkara yang memiliki modus operandi yang sama, sehingga Satreskrim berhasil mengamankan tersangka Firman ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Herie mengatakan untuk di TKP rumah Personil Satreskrim Polres Karimun sendiri, pelaku berhasil menggasak laptop dan sejumlah barang berharga lainnya. Dan pada saat dilakukan penangkapan, hasil dari penyidikan, pelaku ini sedang beristirahat didalam kamarnya, sehingga saat dilakukan penangkapan kami langsung mendapatkan barang bukti berupa handphone samsung X-7 dengan nomor yang sudah diganti.

“Pelaku ini menumpang tinggal dengan teman kosnya didaerah bengkong, dan berhasil diamankan barang bukti lainnya sebuah jam tangan, sejumlah uang berikut pakaian yang digunakan oleh tersangka pada saat melakukan aksinya,” ujar Herie.

Kasat Reskrim Herie juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Karimun, terkait adanya kejadian ini tetap waspada terhadap penyimpanan barang berharga ditempat tinggal,
kemudian untuk selalu meningkatkan keamanan sekitar, serta selalu waspada terhadap orang dan tempat tinggal yang memiliki potensi mencurigakan.

“Segera melapor kepada Kantor Polisi apabila ada informasi tindak pidana,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaku sendiri telah mengakui seluruh perbuatannya, dengan beraksi di empat TKP yang berbeda, dengan cara merusak gembok rumah para korban dengan rapih, dimana belajar sendiri secara otodidak, dan hasilnya di jual untuk biaya hidup sehari-hari.

“Sebelum beraksi, melihat kondisi dan suasana sekitarnya terlebih dahulu, setelah itu barulah melakukan aksi dengan merusak gembok, lalu barang-barang hasil curian di jual, salah satunya yaitu laptop yang sudah dijual ke Jakarta, dan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Pria paruh baya yang sudah bercerai dengan istrinya tersebut.

Pelaku saat ini diamankan di Polres karimun berikut barang bukti lainnya, guna penyelidikan lebih lanjut, dan pelaku akan di jerat dengan Pasal 363 ayat 3, ancaman kurungan penjara selama tujuh tahun.(*)

Tulisan : Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel