Warga Keluhkan Dokter dan Obat Obatan Minim ini penjelasan Kadinkes Anambas



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Kesehatan sangat penting bagi masyarakat apa lagi di daerah perbatasan seperti salah satunya yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas tepatnya di Pulau Jemaja ini.

Sejumlah warga mempertanyakan kepada pemerintah terkait atas minimnya obat obatan serta minimnya Dokter yang bertugas di derah itu.

Jhoni Kusnadi Warga Letung mengatakan kepada Wartakepri.co.id, bahwa dirinya berpesan kepada pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas agar Obat obatan yang tersedia di Puskesmas letung maupun yang ada di Rumah Sakit Jemaja serta Dokter yang mau Dinas ke daerahnya di perhatikan, karena menurutnya hal tersebut sangatlah di butuhkan masyarakat.ucapnya.

Selain itu dirinya juga mengatakan bahwa saya berpesan kepada bapak pejabat dan kepala daerah serta wakil rakyat khususnya Daerah pemilihan (Dapil) 3 Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, kami masyarakat Jemaja memohon kepada bapak bapak semuanya agar di tempat kami tidak kekurangan obat obatan dan Dokter.ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa menurutnya (Jhoni Kusnadi red) mengatakan bahwa hampir 5 bulan di Puskesmas Letung dan di RSUD Jemaja krisis obat serta krisis Dokter, kasus seperti ini setiap tahun terjadi tanpa ada solusi.

“saya berharap kepada bapak bapak tolong perhatikan juga masalah kesehatan di daerah kami, untuk apa di bangun rumah sakit dan puskesmas yang megah jikalau obot dan Dokter tidak lengkap, yang paling penting yang kami butuhkan yaitu Dokter anak serta obat -obatan nya.harapnya.

Budi Utomo Kepala Puskesmas Letung saat di Konfirmasi mengatakan bahwa terkait pengaduan Warga yang mengatakan Obat obatan kosong di Puskesmas itu tidak benar, namun pengaduan warga terkait kekosongan Dokter ia.

“Obat Obatan di Puskesmas ada, kalau Dokter kosong dan saat ini sedang menunggu Surat Keputusan (SK) yang belum ditanda tangan oleh Bupati dokter yang lama saat sedang tugas belajar sekolah” ucapnya.

Herianto Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas, saat di konfirmasi mengatakan bahwa dirinya melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas bahwa Dokter sudah kita usulkan ke BKPSDM namun saat ini kita masih menunggu dari pihak BPSDM Anambas, kalau untuk obat ada di UPT balai Farmasi Kabupaten Kepulauan Anambas, kalau di Puskesmas dan RSUD tak ada obat ya harus melakukan surat permintaan ke balai Farmasi Kabupaten Kepulauan Anambas ucapnya.

” Kita tegur secara lisan dan tulisan jika pihak RSUD maupun pihak Puskesmas jika tidak melakukan permintaan penyuratan kepada pihak Farmasi jika Obat Obatan kosong di RSUD maupun di Puskesmas, dan jika hal itu tetap menjadi keluhkan warga” tegasnya.(Rama).



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA