Ketua MK Anwar Usman di Anambas; Selamat HUT Korpri 2019, Hukum Jangan Diperjualbelikan



PKP DREAMLAND

Seminar Ilmiah “Strategi Membumikan Konstitusi Perbatasan NKRI” Bersama Ketua Mahkamah Konstitusi RI di Wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

WARTAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Seminar Ilmiah “Strategi Membumikan Konstitusi Perbatasan NKRI” bersama Ketua Mahkamah Konstitusi RI di Wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas, berlangsung meriah, kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Kep. Anambas, Jl. Pasir Peti, Kec. Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA)

Kegiatan Seminar Ilmiah tersebut dihadiri oleh Wan Zuhendra (Wakil Bupati KKA), Sahtiar.SH.MM, (Sekda KKA), Sahtiar, Erizal Abdullah (Kemenag KKA), Jefrizal.S.Kom.MA (Kadis Kominfo KKA), Zairin (Ka. Satpol PP KKA), Mayor Laut (T) Arif Budiman (Danlanudal Palmatak), Adies Saputra (Kepala Bapedda Anambas), Kapten Laut (P) Adi Poetra S (Pasops Lanal Tarempa), IPTU Julius M Silaen S. Pd, M.H (Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas) dan jajaran OPD KKA.

Sahtiar.SH.MM Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam sambutannya mengatakan bahwa, dengan Tema ini yaitu membumikan Konstitusi di perbatasan NKRI kita dapat mendapatkan wawasan lebih luas dari ketua MK RI.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari HUT Kopri dan ini juga merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan HUT Kopri tersebut, diharapkan dengan kehadiran bapak dapat memberikan wawasan dan inovasi lebih luas terkait pengetahuan konstitusi.

Wan Zuhendra Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah berkeinginan melalui seminar ilmiah ini dapat menambahkan pengetahuan, sebagaimana yang diamanatkan Konstitusi dengan mari memasyarakatkan masyarakat dengan semangat konstitusi.

Dirinya juga ucapkan selamat datang kami sampaikan kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki 255 pulau dengan hanya 26 pulau memiliki penduduk dan terdapat 5 pulau yang berbatasan dengan negara lain.

“Mari kita tinggalkan stigma wilayah perbatasan merupakan wilayah tertinggal, terisolir, karena ini paradigma yang dapat mendorong kita pada kemunduran. Dalam persaingan globalisasi ini pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan Pembangunan berbasis konstitusional dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat, mari kita bersama dalam membangun wilayah sama-sama, karena itu merupakan pintu yang dapat membangkitkan tingkat ekonomi,” ucapnya.

Diharapakan dengan adanya seminar ini menambahkan wawasan kebangsaan, sehingga kedepannya dapat bersaing dengan karya yang berinovasi sehingga dapat maju bersama membangun daerah dan bersaing dengan Kabupaten lain yang ada di Indonesia.

YM. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dalam penyampaian Seminar Ilmiah nya mengatakan bahwa, menurut dirinya, Kabupaten Kepulauan Anambas ini tidak hanya pulau terluar melainkan pulau terdepan di Indonesia karena berhadapan langsung dengan negara negara tetangga yang menjadi pertahanan pertama adalah Kab. Kep. Anambas.

Wawasan tetang pentingnya Konstitusi menjaga konstitusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena apapun bentuknya ketika konstitusi diabaikan dan tidak dihargai maka itu awal dan hancurnya sebuah negara.

Membunyikan konstitusi di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Anambas yakni perlu Penduduk, wilayah dan pengakuan oleh negara lain diatur dalam konstitusi dan diatur dalam amanat UUD 1945 alenia keempat. Apabila suatu negara tidak mengerti akan arti konstitusi maka hal tersebut merupakan mula dari hancurnya dari negara tersebut, sehingga konstitusi itu wajib diamalkan dan dilaksanakan.

Terlaksananya dan tidak terlaksananya konstitusi tergantung dari penyelenggaranya, karena apabila pimpinan tidak menjalankan konstitusi maka masyarakat akan menjauhi pimpinan tersebut. Seseorang harus mengetahui hak konstitusionalnya sehingga apabila hak – haknya tersebut terlindas maka dia mengetahui apa yang harus dibuat kedepannya.

YM Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.A (Hakim Konstitusi RI) dalam penyampaian Seminar Ilmiah nya mengatakan bahwa, kehadiran saya yang pertama adalah untuk bertatap muka dan mengetahui wilayah Kepulauan Anambas ini dengan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah menyambut kami dengan antusias.

” Dari Pulau Terdepan Indonesia, Kami ucapkan selamat HUT Korpri 2019,” kata Yanuar Usman.

Sesuai dengan amanat konstitusi bahwa Mahkamah Konstitusi sebagai salah satu lembaga yang diberi tugas dan kewenangan untuk menjaga agar norma norma yang mengatur di dalam kehidupan berbangsa negara sebagaimana yang termaktub di dalam peraturan perundang-undangan harus sinkron dengan norma-norma dasar yang telah dituangkan di dalam pasal-pasal konstitusi negara Republik Indonesia.

Mahkamah Konstitusi punya visi untuk menjadi peradilan yang modern, peradilan yang transparan, peradilan yang memperlakukan semua pihak secara sama. Ini adalah suatu bentuk konkret untuk menepis anggapan anggapan yang mengatakan bahwa hukum itu bisa diperjualbelikan. Sikap nyata MK dengan melakukan pemeriksaan perkara tanpa membeda-bedakan para pihak.

Sebagaimana tugas dan fungsinya jika ada warga negara yang merasa dirugikan atau ada undang-undang yang dianggap merugikan warga negara maka mereka bisa membawa ke mahkamah konstitusi dan Mahkamah Konstitusi akan menilai apakah peraturan perundang-undangan itu bertentangan dengan konstitusi atau tidak bertentangan dengan konstitusi.

Rombongan yang ikut hadir dalam acara Seminar Ilmiah “Strategi Membumikan Konstitusi Perbatasan NKRI” antaranya adalah, YM. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H (Ketua Mahkamah Konstitusi RI), Suhada Ahmad Sidik (Isteri Ketua Mahkamah Konstitusi RI), YM Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.A (Hakim Konstitusi RI), Titis Asiah (Isteri Hakim Konstitusi RI), Budi Wijayanto (Kepala Bagian Protokol MK RI), Nallom Kurniawan, S.H., M.H (Peneliti Ahli Muda), Anna Triningsih, S.H., M.Hum (Peneliti Ahli Madya), AKP Vero Amiruddin (Ajudan Ketua Mahkamah Konstitusi RI), Brigadir Heliza Septiani (Ajudan Isteri Ketua MK RI), Irvan Rusmin (Protokol MK RI), Iptu Ivan Krisnawan, dan Agung Sumarna (Publikasi MK-TV).

(Rama).



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA