Warga Sebut Bimbar Meresahkan, Lebih Bagus Milih Trans Batam

7

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bimbar di Batam jadi trending topic. Puncaknya setelah angkutan umum itu memakan korban di jalan raya Bukit Daeng, belum lama ini.

Di media sosial (Medsos), keberadaan Bimbar sebagai transportasi gaek di kota Batam juga menjadi perbincangan para netizen.

Meski ada pro dan kontra, namun tak sedikit yang menginginkan Bimbar ditiadakan. Itu karena kendaraan ini dicap kerap meresahkan, bahkan sampai memakan korban.

Tak saja di medsos, soal ini juga dikomentari warga Batam yang berada di sekitaran dataran Engku Putri. Andre misalnya yang menyebut Bimbar sudah banyak meresahkan warga.

Karena itu, ia justru mempertanyakan pengendara Bimbar apa sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) atau tidak. Demikian juga dengan kelayakannya mengangkut penumpang.

“Harusnya sering dilakukan pemantauan oleh Dishub dan instansi terkait soal ini karena sudah sering terjadi kecelakaan Bimbar, apalagi sampai memakan korban,” kata Andre, Rabu (19/2/2020).

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Hal senada juga diutarakan Yani warga Batam lainnya di sekitaran dataran Engku Putri. Kalau bisa, kata dia, angkutan umum yang tidak layak jangan diizinkan berkeliaran.

“Kalau perlu diberikan sanksi keras terhadap pengelola dan sopir yang masih membandel,” ucapnya.

Menurutnya kehadiran angkutan umum Trans Batam sudah sangat bagus buat masyarakat. Hanya saja, dia menilai perlu penambahan halte pemberhentian.

“Dan mobilnya jangan satu jam sekali baru ada,” sambungnya.

Ia berpendapat jika hal itu dilakukan maka besar kemungkinan masyarakat lebih memilih Trans Batam sebagai sarana angkutan umum mereka bepergian.

“Malahan ada kemungkinan yang memakai kendaraan bermotor beralih naik mobil Trans Batam,” kata dia. (dit)

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI