Bos Gelper City Game Windsor Berhasil Kabur, 12 Karyawan Dibekuk Satreskrim Polresta Barelang



Anda yang Masih Kerja di Gelper Batam Berhentilah, Bos Kabur Karyawan Ditangkap

WARTAKEPRI.co.id, BATAM -Satuan unit Reskrim Polresta Barelang melakukan penggrebekan terhadap Gelanggang Permainan (Gelper) yang melakukan unsur perjudian, Rabu (11/3/2020) lalu. Dari hasil penggerebakan tersebut polisi berhasil mengamankan pelaku sebanyak 12 orang.

“Itu, gelanggang permainan (Gelper) Game yang telah berdiri lebih dari satu bulan tersebut, tanpa izin dan disinyalir melakukan unsur perjudian di kawasan Komplek Windsor, Lubuk Baja,”jelas Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Jumat (13/3/2020) saat kasus.

Honda Capella

Menurutnya, lokasi tersebut digrebek oleh pihak kepolisian pada Rabu (11/03) sekitar pukul 22:00 WIB.

“Gelper yang tidak memiliki izin tersebut beroperasi melakukan perjudian didalam lokasinya,”terangnya.

” Kami melakukan penggrebekan terhadap Gelper yang tidak memiliki izin tersebut, mereka melakukan perjudian di dalam lokasinya, sudah jelas unsur judi dilarang masih tetap ngotot membukanya,”kata Andri.

Pihaknya menjelaskan bahwa adanya menemukan unsur perjudian para pemain melakukan permainan dan mendapatkan vocher lalu di tukarkan dengan HP, setelah itu Hp di tukarkan ke kasir lalu pemain mendapatkan kembali uang

“Mereka memiliki modus perjudian dengan cara pemain di berikan sebuah vocher lalu ditukar dengan Handphone, setelah itu Handphone tersebut di tukarkan ke kasir menjadi uang,”ungkapnya.

Kemudian, atas kejadian ini, polisi mengamakan 12 orang pelaku beserta barang bukti yang berada di lokasi

“Dari hasil penyelidikan, mengamankan 12 orang pelaku yang memiliki peran berbeda seperti, 2 orang kasir, 6 orang wasit, 3 orang pemain dan 1 orang penukar,”paparnya.

12 pelaku yang diamankan oleh pihak kepolisisan diataranya Berinisial (LSR), (MS), ZU, SS, IS, HL, SW, HG, AN, WI, HE dan HU, sementara itu Pemilik Gelper City Game berinisial AC masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

Dari hasil penggrebekan polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa Sejumlah Uang, voucher, 3 mesin jenis permainan bubble, tembak ikan dan mesin dragon, serta hadiah dalam bentuk handphone sekitar 50 unit, kunci loker, dan pas card karyawan

Kepada para pelaku dikenakan Pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman 10 tahun penjara,”tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News