Ketua PPKJT Minta Pemda Keluarkan Surat Edaran Kepada Kapal Pukat Mayang Asal Luar Anambas

Wartakepri.co.id, Anambas – Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Persatuan Pemuda Kecamatan Jemaja Timur (PPKJT) Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas, meminta kepada Pemerintah Daerah (Tim Gugus Tugas) Kapal Pukat Mayang yang berasal dari luar Kabupaten Kepulauan Anambas di larang untuk Naik ke Daratan.

Apriagun Ketua PPKJT Kecamatan Jemaja Timur meminta kepada pemerintah daerah khususnya kepada yang menangani Wabah Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas agar bisa mengeluarkan surat edaran supaya Kapten dan ABK kapal Pukat Mayang tidak naik ke daratan.

” Bayangkan saja jika satu kapalnya (Kapal Pukat Mayang), berisikan 30 orang, jika masuk ke Jemaja Timur ini pernah sampai 15 kapal yang masuk dan berlabuh di perairan Desa Kuala Maras Kecamatan Jemaja Timur, itu artinya kalikan saja 450 orang jika naik ke daratan, siapa yang tau jika diantara ABK kapal Pukat Mayang ada yang terindikasi Covid-19, mengingat peralatan medis kita, serta pengecekan jarang dilakukan terhadap Kapten dan ABK kapal”.

Saya kawatir mengingat Kapal Pukat Mayang asalnya ada yang dari Tanjung Balai Asahan (Medan), Batam (Kepri), dan Karimun (Kepri), saya kawatir dan was was juga takut ada ABK Kapal yang terindikasi Covid-19 tiba tiba naik ke daratan yang mayoritas perumahan yang di tempati untuk berlabuhnya kapal pukat mayang mayoritas dekat bibir pantai, atau samping pelabuhan.

Biasanya kapal kapal pukat mayang yang singgah dan berlabuh di pelabuhan dan di perairan Desa Kuala Maras Kecamatan Jemaja Timur untuk berteduh dari cuaca ekstrim, serta untuk mengbil Air untuk kebutuhan sehari-hari di kapal, hal itu sudah lumrah dilakukan bertahun tahun, namun saat ini berdasarkan surat edaran serta maraknya peredaran wabah Covid-19 di Indonesia, kami Ormas PPKJT meminta kepada pemerintah daerah agar segera memperhatikan hal hal apa yang menjadi harapan, demi menjaga keamanan, serta meminimalisir terjadinya penyebaran Virus Corona (Covid-19).ucapnya kepada Wartakepei.co.id,

Dirinya juga berikan kelonggaran atau solusi kepada Kapal Pukat Mayang, boleh dempet ke pelabuhan hanya untuk mengambil Air yang sudah tersedia di pelabuhan Desa Kuala Maras, namun ABKnya dilarang naik ke daratan, kemudian setelah usai mengambil Air maka kapal pukat mayang tersebut kembali ke lautan yang jauh dari permukiman warga, dia juga berharap nantinya agar surat edaran tersebut di berlaku kan secepat mungkin mengantisipasi terjadinya penyebaran Virus Corona (Covid-19). tutupnya.(Rama).

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMKO BATAM FANINDO Combo Sakti Telkomsel