Bupati Himbau Warga Karimun Tidak Keluar Pulau, Tiba dari Batam dan Tanjungpinang Disolasi 14 Hari

851

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Ketua Umum Tim Gugus Tugas Kabupaten Karimun, sekaligus Bupati Karimun Aunur Rafiq, pada Selasa (14/4/2020) petang, mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Karimun, sekiranya agar tidak berpergian terlebih dahulu ke daerah-daerah yang menjadi zona merah penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Terkait percepatan penanggulangan COVID-19 tersebut, daerah yang menjadi zona merah untuk di kunjungi diantaranya meliputi
Kota Batam, Kota Tanjung Pinang serta dan Provinsi Riau.

“Setiap masyarakat Kabupaten Karimun yang berangkat atau berpergian ke daerah zona merah tersebut, disaat kembali ke Kabupaten Karimun, di imbau untuk melakukan Isolasi mandiri selama 14 hari,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dirinya menyebut, seandainya terdapat warga masyarakat menunjukan gejala-gelala terinfeksi COVID-19, seperti batuk, flu, serta sesak nafas dan demam tinggi, sekiranya segera menghubungi contact person atau petugas medis Tim Gugus Tugas COVID-19, di layanan nomor handphone 081268872141 dan 0812 65475221.

“Hal ini dilakukan guna mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran COVID-19, khususnya diwilayah Kabupaten Karimun,” ungkapnya.

Penumpang Kapal Kelud dan TKI

Terkait kepulangan para penumpang kapal Kelud yang berjumlah 42 orang, dimana merupakan warga masyarakat Kabupaten Karimun yang baru saja tiba, selanjutnya akan dikarantina selama kurun waktu 14 hari, sebagai upaya antisipasi pencegahan COVID-19.

“Sedangkan untuk para tenaga kerja Indonesia (TKI), yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun setibanya dari Malaysia, akan dikarantina selama dua hari. Jika selama proses karantina menunjukkan adanya gejala COVID-19, maka akan dilanjutkan karantina selama 14 hari kedepan. Dan apabila tidak menunjukkan gejala terjangkit wabah COVID-19, selanjutnya akan dipulangkan dan harus melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing,” imbuhnya.

Reporter : Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

PKP HIMALAYA