KM. Oktavia Dari Kijang Diperiksa Petugas dan Wajib Ikutin prosedur kesehatan Covid-19

173
WartaKepri - Dansatgas Covid-19 Anambas

Wartakepri.co.id, Anambas – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Angkutan Laut Pencegahan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas yang juga sebagai Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Erfan Indra Darmawan S.E.M.Tr.Hanla., M.M bersama Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas dan di bantu oleh Personil Polres Kepulauan Anambas, Dishub-LH Anambas, BPBD Anambas, Dinkes, Satpol-PP Anambas, Kecamatan Siantan, dan Kelurahan Tarempa melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada Kapal barang KM. Oktavia dari Kijang (Bintan) tujuan Tarempa (Anambas), Selasa, 4/8/2020.

Letkol Laut (P) Erfan Indra Darmawan S.E.M.Tr.Hanla., M.M Dansatgas Angkutan Laut Pencegahan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami bersama TNI-Polri dan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus melakukan apa yang menjadi tugas kami dari awal, hingga wabah Covid-19 ini berakhir dan dinyatakan aman oleh pemerintah” tuturnya.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak lainnya untuk tetap konsisten dalam menjaga Kabupaten Kepulauan Anambas tetap menjadi barometer Kabupaten se Provinsi Kepri bahkan kalau bisa Anambas bisa menjadi contoh bagi Kabupaten se Indonesia, semoga apa yang menjadi cita cita kami ini tetap terwujud dengan mengketerdepankan komunikasi serta kerjasama yang baik, sehingga apa yang kita harapkan terwujud.

KM. Oktavia diketahui bahwa dari Kijang (Bintan), dengan rute Tarempa (Anambas), dengan membawa barang kebutuhan masyarakat, ada 6 ABK yang berada di dalam kapal tersebut, saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas kita ke 6 ABK Kapal KM Oktavia tersebut memiliki suhu tubuh rata-rata 36,5°c, selain pengecekan pihaknya juga memberikan himbauan berupa selama berada di Anambas agar mau mengikuti peraturan pemerintah seperti karantina mandiri selama 14 hari.

“Kita perintahkan agar Kapten beserta ABK untuk melakukan Karantina mandiri selama 14 hari, dan dilarang berbohong jika selama masa karantina berlangsung terdapat gejala gejala agar segera melaporkan kepada petugas medis, jangan keluar rumah,” pesannya.(Rama)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND