Home Berita Utama Rosan Roslani: 26 September 2020 Menko Ekonomi Resmikan Program BBKMurah Kadin Kepri

Rosan Roslani: 26 September 2020 Menko Ekonomi Resmikan Program BBKMurah Kadin Kepri

Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mencanangkan program BBKMurah sebagai salah satu program unggulan untuk percepatan pemulihan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau dan nasional.

Rosan P. Roslani, Ketua Umum Kadin Indonesia, menjelaskan inisiasi pencanangan program BBKMurah itu bermula dari hasil kunjungan delegasi investasi Kadin ke beberapa kota di Amerika Serikat yang dipimpin oleh Kadin Indonesia Komite AS (KIKAS) pada November 2019 lalu.

“Kunjungan tersebut berhasil menjalin komitmen dengan 11 investor dari berbagai sector industry. Selanjutnya, kami bersama Kadin Provinsi Kepri menginisiasi pembentukan program BBKMurah untuk dijadikan program nasional,” ujarnya.

Semangat dari program BBKMurah tersebut, lanjut Rosan, adalah memberikan kemudahan bagi calon investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya di BBK berupa gratis sewa lahan selama 5 tahun, insentif pajak dan restribusi daerah, stimulus bagi UKM, dan cicilan uang wajib tahunan (UWT) BP Batam.

Mengingat program ini difokuskan di wilayah BBK, maka Kadin Provinsi Kepri diberi kepercayaan untuk memfasilitasi para investor untuk mendapatkan berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam program tersebut.

Kunjungan investasi ke AS pada November 2019 lalu berhasil menarik 11 perusahaan asing dari berbagai sector industry untuk berinvestasi di Batam. Pada tahap awal, ke-11 perusahaan tersebut akan menempati lahan seluas 50 hektar di Kawasan Industri Wiraraja, Batam.

Sementara itu, Akhmad Ma’ruf Maulana, Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri, menjelaskan pihaknya siap menyukseskan program BBK Murah yang telah dicanangkan oleh Kadin Indonesia sebagai salah satu program nasional dalam percepatan pemulihan ekonomi.

“Kami telah mempersiapkan lahan untuk investor seluas 50 hektar. Kami siap memberikan sewa gratis selama lima tahun termasuk memfasilitasi untuk mendapatkan insentif pajak dan retribusi daerah,” ujar Ma’ruf yang juga Presdir PT Wiraraja Tangguh, pengelola Kawasan Industri Wiraraja.

Dia mengungkapkan belasan perusahaan asing tersebut sedianya akan mulai beroperasi pada pertengahan 2020 ini, namun karena alasan Covid-19 akhirnya rencana tersebut ditunda sampai tahun depan. Namun, pihaknya tetap mempersiapkan lokasi yang nanti akan ditempati oleh perusahaan baru tersebut.

Program BBKMurah sendiri akan diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 26 September 2020 mendatang di Lagoi, Kabupaten Bintan. Acara tersebut juga disaksikan oleh 10 menteri teknis yang berada di bawah Kemenko Perekonomian.

Selain di Batam, penyiapan lahan gratis juga dilakukan di Bintan dan Karimun. Kadin Indonesia sudah mendapat komitmen dari Bupati Karimun berupa pengalokasian lahan seluas 500 hektar lahan industry di Pulau Kundur, dan dari Bupati Bintan untuk sekitar 1.000 hektar di Pulau Bintan.

Langkah lanjutan dari Program BBKMurah adalah memetakan jenis pajak dan retribusi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk dipertimbangkan sebagai insentif bagi pengusaha. Begitu juga, jenis stimulus bagi sector UMKM agar dapat terus beroperasi selama masa pandemic ini.(*)

Sumber : Kadin Kepri

WhasApp

Google News WartaKepri