Polres Karimun Berhasil Mengamankan 2 Pengedar Narkotika

349
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Tersangka YS berhasil diamankan anggota Satnarkoba Polres Karimun pada Kamis (10/9/2020), karena kedapatan memiliki 6 paket barang haram narkotika jenis sabu seberat 4, 75 gram, beserta 286 butir happyfive, dan 9 butir pil ekstasi.

Tersangka di bekuk dibilangan Sei Lakam RT. 002, RW 003, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.

Penangkapan tersangka YS yang dilakukan oleh anggota Satresnarkoba Polres Karimun, berdasarkan informasi dari masyarakat terkait peredaran narkotika diwilayah hukum Polres Karimun.

“Tersangka pada saat kejadian sedang duduk diatas motor, tanpa melakukan perlawanan kemudian anggota mengintrograsi dan ditemukan narkotika, tersangka mengaku mendapatkan barang bukti tersebut dari rekannya AK, yang kini masih DPO,” terang Kapolres Karimun AKBP M. Adenan, didampingi oleh Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Prayana, Kamis (1/10/2020).

Selanjutnya, menurut Adenan penangkapan tersangka ini merupakan hasil dari pengembangan. Sedangkan untuk tersangka MK dilakukan penangkapan oleh Satresnarkoba Polres Karimun pada hari Sabtu tanggal 12 September 2020, pukul 00.15 WIB.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“TKP di hotel Alishan Kelurahan Kapling, bsrhasil dilakukan penangkapan sekaligus introgasi serta penggeledahan badan terhadap tersangka, didapatkan 3 paket jenis sabu dengan berat 295,47 gram, dan dari keterangan tersangka barang haram tersebut didapatkan dari AT yang kini masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

Sehingga kata Adenan, Satnarkoba Polres Karimun masih terus memburu tersangka lainnya yang masih dalam pengembangan. Pihaknya juga akan terus memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumnya, terlebih saat pandemi virus corona. Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada para jajaran Satnarkoba untuk bertindak tegas supaya tak ada peredaran narkoba. Terlebih narkoba jangan sampai dikonsumsi oleh generasi muda penerus bangsa.

“Terbukti bahwa saat pandemi virus corona tak bisa menekan peredaran narkoba. Oleh sebab itu, petugas harus bertindak tegas, terutama buat pelaku kejahatan yang melawan dan membahayakan petugas,” tandasnya.

Adenan menambahkan, untuk tersangka YS sendiri akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau pidana denda Rp. 800 Juta sampai dengan Rp. 10 miliar.

“Sedangkan untuk tersangka MK, pasal yang dilanggar adalah Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau pidana denda Rp miliar sampai dengan Rp10 miliar,” paparnya.

Kini kedua tersangka YS dan MK harus meringkuk di balik jeruji Polres Karimun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, serta masih dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN