Home Batam YALPK Cabang Kepri, Datangi PT TAF Finance Batam, Minta Kejelasan Dari Manajemen

YALPK Cabang Kepri, Datangi PT TAF Finance Batam, Minta Kejelasan Dari Manajemen

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id,BATAM–Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK) cabang Kepri, bersama sejumlah kliennya sebagai konsumen mendatangi kantor PT TAF Finance Batam, Kamis (1/10/2020) Siang.

Ketua DPD YALPK Cabang Kepri, Paridah Sembiring mengatakan bahwa kami datang ke kantor PT Toyota Astra Finance (TAF) Batam ingin meminta keterangan atas kejadian konsumen debitur atas nama Yanto dan Johar Situmorang.

“Kami datang ke PT TAF Finance Batam ini ingin minta keterangan, kepastian dari manajemen, dimana konsumen debitur merasa terganggu dengan kehadiran kolektor yang menarik mobilnya pada saat luar jam kerja,”kata Paridah Sembiring.

Sementara itu, Yanto selaku konsumen menyebutkan bahwa selama 7 bulan mulai bulan Maret 2020 ini tidak membayar angsuran kredit dikarenakan covid-19 sehinggga tidak ada surat warning mulai SP 1 sampai SP 3 dari TAF hanya melalui komunikasi meraka datang kerumah dan bilang untuk melakukan pembayaran, kalau tidak ada pembayaran unit akan di tarik.

“Pihak leasing TAF datang yang pertama kali itu sekitar jam 06.00 pagi pada bulan Agustus 2020 untuk menarik unit, namun gagal dan kami sampai ke Polsek,”tutur Yanto.

Dijelaskannya, sebelum kejadian dinihari itu, sekitar seminggu pihak TAF leasing datang dirumah Pondok Pelangi 1 Blok C3 No 22 Tiban, pada pukul 00.00 WIB ada 5 orang dan saya tidak mengenal namanya tapi saya masih ingat orang yang sama, dan hanya menunjukkan surat Fidusia Debcolektor atau lesing bilang itu sudah sah.

Sehingga meminta kunci dan tidak saya berikan. Lalu pihak leasing pergi sambil mengancam awas kamu hati hati akan saya derek di jalan,”terang Yanto.

Selanjutnya, diceritakan konsumen bernama Johar Situmorang menuturkan bahwa Pada saat itu memang mereka kolektor tidak banyak yang datang kerumah saya, ada sekitar dua saja itu pun mereka tidak ada berkata kasar.

“Ya intinya saya ini kan sudah melapor bahwa adanya tunggakan mobil yang belum bisa dibayarkan, akibat dari pandemi Covid-19 ini,”tuturnya.(Taufik)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026