Setelah 28 Kali Menjambret, MA Akhirnya Dibekuk Unit Reskrim Polsek Nongsa dan Begini Modusnya

614
Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Unit Reskrim Polsek Nongsa berhasil mengamankan pelaku inisial MA (29) tindak pidana pencurian jambret khusus gelang emas yang mana sasaran korban ibuk-Ibuk saat berkendaraan di wilayah Nongsa.

Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari mengatakan pelaku kejahatan jambret gelang emas dan tas dengan modus memepet korban dari belakang akhirnya berhasil dibekuk. Pelaku melancarkan aksinya tidak tanggung-tanggung sudah melakukannya sebanyak 28 kali.

“Kronologis awalnya saat itu, pelaku mengikuti korban dari belakang lalu mengintai ada gelang emas ditangan korban, pelaku langsung jambret,”kata I Made Putra Hari S. didampingi Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Sofian, Kasubag Humas Polresta Barelang, AKP Betty Sofia, Kamis (3/12/2020) di Polsek Nongsa.

Kapolsek mengungkapkan, tak hanya itu juga pelaku melakukan aksinya ini pemain tunggal, yang dilakukan pelaku pada siang hari dengan memepet korban ibuk-Ibuk dari belakang.

“Untuk tempat kejadian perkara (TKP) 28 titik tersebut, pertama 22 kali aksinya ada pada wilayah Nongsa, kemudian 6 aksinya Batam kota dan 2 gagal,”ungkap I Made Putra Hari S.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil kita amankan pada pelaku jambret gelang yakni, sepeda motor, sepatu, helm, jaket, BPKB, STNK, surat-surat dari pegadaian yang diamankan tepatnya di rumah tersangka dan tempat pelaku kios parfum di Nongsa.

“Kita berhasil mengamankan helm, BPKB STNK, jaket, surat pegadaian. Awalnya pelaku menolak untuk diamankan namun akhirnya mengakui,”sebutnya.

Kapolsek juga menjelaskan, adapun barang bukti hasil dari jambret pelaku berupa emas kini tengah diamankan senilai 40 juta di Pegadaian berikut dengan surat-suratnya.

“Pelaku bukan residivis namun melakukan aksinya sudah 28 kali, bahkan tersangka juga sudah menikmati hasil jembretnya senilai Rp 139 juta,”jelasnya.

Atas kejadian tindak pidana pencurian dengan jambret tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 365 Ayat (1), Ayat (2) ke 2e, 4e KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,”tukasnya.(*)

Kiriman Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel