Polsek Batuaji Amankan Pria Ngaku Pendeta yang Diduga Pelaku Muslihat dan Persetubuhan Anak

471
Polsek Batuaji
Jajaran Polsek Batu Aji Polresta Barelang Ekspose Kasus Cabuli

WARTAKEPRI.co.id,BATAM – Jajaran Polsek Batuaji, Polresta Barelang melaksanakan konferensi pers terkait dugaan Tindak Pidana setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu Muslihat dan serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, Rabu (13/01/2021) Siang di Mapolsek Batuaji.

Kapolsek Batuaji Kompol Jun Chaidir, mengatakan bahwa kronologisnya, berawal Minggu 26 Oktober 2020 sekira pukul 22.00 Wib orang tua dari korban 16 tahun perempuan, mendapatkan Informasi dari teman teman korban dan masyarakat di tempat tinggal korban dimana korban ada dicium dan dipeluk oleh pelaku dengan inisial NSP, 39 tahun laki laki pekerjaan seorang Pendeta.

“Mendengar hal tersebut orang tua korban menanyakan kepada korban perihal kebenaran isu tersebut dan korban membenarkannya. Bahkan orang tua korban pun bertanya kepada apakah ada perbuatan lain yang dilakukan oleh pelaku kepada korban, korban pun menceritakan bahwa korban sendiri sudah di setubuhi oleh pelaku sebanyak 7 kali di rumah pelaku. Atas kejadian tersebut Orang tua Korban melapor ke Polsek Batu Aji,” kata Kompol Jun Chaidir didampingi oleh Kanit Reskrim Iptu Thetio Nardianto, SH dan Kasubbag Humas AKP Betty Novia.

BACA JUGA Janda 20 Tahun Ini Tewas Usai Wik Wik dengan Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Selanjutnya, Polsek Batuaji menerima laporan tersebut, dengan cepat anggota Polsek Batu Aji melakukan pencarian dan diketahui tersangka (NSP) ini melarikan diri dari pulau Batam pada 6 November 2020.

“Selanjutnya Tim penyidik dari Polsek Batu Aji pada 2 Desember 2020 melakukan pencarian tersangka NSP ke Bekasi kemudian ke Bukit doa Ungaran Semarang dan pada 8 Desember 2020 menuju ke Medan Tuntungan namun tersangka NSP belum berhasil ditangkap,”ungkap Kapolsek.

Sementara itu, lanjut Kapolsek, tak berhenti disitu pada 28 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021 satu Tim gabungan dari saat Reskrim Polresta Barelang dan Tim Polsek Batu Aji melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka (NSP) di Medan Sumatera Utara namun tersangka belum berhasil ditangkap kembali.

“Selanjutnya Tim gabungan saat Reskrim Polresta Barelang dan unit Reskrim Polsek Batu Aji yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan SIK, MH pada 6 Januari 2020 menuju Medan Sumatera Utara untuk melakukan penyelidikan kembali terkait keberadaan tersangka (NSP) yang diduga berada di Medan,”terangnya.

Masih kata Kapolsek, pada hari Jumat 8 Januari 2021 sekira pukul 14 30 WIB tersangka NSP tersebut berhasil ditangkap, saat sedang bekerja sebagai buruh bangunan di jalan bunga terompet kelurahan Selayang kecamatan Tuntungan Sumatra Utara.

“Tersangka NSP dibawa ke Polsek Medan Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pada 10 Januari 2021, lalu tersangka NSP dibawa kembali ke Polsek Batu Aji,”sebutnya.

Kapolsek menjelaskan, ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan, satu helai kaos lengan pendek warna putih, satu helai celana kain panjang warna coklat, satu lembar hasil visum.

Atas kejadian tersebut tersangka dikenakan pasal 81 ayat 2 Jo pasal 82 peraturan pemerintah pengganti UU No. 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman Hukuman 15 tahun penjara,”pungkasnya.(*)

Kiriman Taufik Chaniago

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI