Puluhan Wartawan di Batam Jalani Vaksinasi, Setelah Vaksin Apakah Naik Pesawat tak Swab Lagi?

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, yang berdomisili di Kota Batam menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tanjung sengkuang, Rabu (3/3/2021) siang.

Vaksinasi Covid-19 tersebut merupakan program vaksinasi tahap II yang dilakukan pemerintah dan wartawan masuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 tahap dua tersebut.

Di mana kelompok prioritas tahap II adalah lansia 60 tahun ke atas, pedagang pasar, pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik), tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, ASN, keamanan, pariwisata (petugas wisata, hotel, dan restoran), pelayan publik (Damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, kepala/ perangkat desa), pekerja transportasi publik, atlit, dan wartawan.

Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim yang juga ikut menjalani vaksinasi Covid-19 tersebut mengatakan untuk tahap pertama ini hanya diikuti wartawan yang berdomisili di Batam. Ada sebanyak 40 wartawan yang sudah mendaftarkan diri.

BACA JUGA Wagub Kepri Sampaikan Aspirasi Pelaku Industri Tentang Vaksin Mandiri, Menkes: Ada Vaksin Gotong Royong

“Saat ini pendaftaran penerima vaksin Covid-19 juga dibuka di kota lainnya di Kepri. “Di Tanjungpinang saat ini juga sudah dibuka pendaftaran,” kata Candra.

Candra berterimakasih kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam yang telah memfasilitasi vaksinasi Covid-19 terhadap wartawan.

“Vaksinasi ini merupakan bagian ikhtiar kita selain 3M. Mudah-mudahan Covid ini cepat hilang dan kita bisa beraktivitas seperti biasa lagi,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi yang datang meninjau vaksinasi pada wartawan tersebut mengatakan setelah penyuntikan pertama ini maka akan dilakukan penyuntikan kedua dua minggu kemudian.

“Penyuntikan kedua tanggal 17 Maret mendatang,” ungkap Dr Didi.

Ragam pendapat dari rekan rekan wartawan yang menerima Vaksinasi. Bagi yang lulus pemeriksaan tekanan darah, otomatis maju ke meja penyuntikan.

” Gagal suntik karena tekanan darah naik. Semalam begadang jadi kurang tidur. Biar ngak ngantuk udah ngopi juga. Tapi dua kali cek tekanan darah tetap tinggi. Jadi poin penting harus cukup tidur 5 jam, sebelum suntik pasti lolos,” tutur Edi Pengurus PWI yang satu diantara penerima vaksin yang gagal disuntik.

Dan, WartaKepri juga penerima Vaksinasi Covid juga bersyukur telah menerima vaksinasi tahap pertama dari pemerintah dan PWI.

” Bersyukur dapat alokasi vaksin dari PWI Kepri. Bagaimana rasanya disuntik, enak aja dan tidak terasa. Bawa santai pas mau suntiknya, apalagi jarumnya ngak panjang juga. Jika tak proses suntik kali ini, entah kapan lagi akan dapat selanjutnya,” terimakasih.

Namun timbul juga pertanyaan dari rekan rekan media, dengan sudah divaksinasi covid serta mendapat surat, kalau mau terbang naik pesawat ke luar daerah apakah harus wajib diswab sebelum naik pesawat. Atau cukup pelihatkan kartu kalau kita sudah terima vaksinasi?

Ketika ditanya ke petugas Vaksinasi di Puskemas menjelaskan tidak secara rinci apakah perlu swab atau tidak terbang naik pesawat.

“Sejauh ini tetap laksanakan prosedur prokes Covid 19 untuk naik transportasi. Pimpinan bisa menjelaskan secara detail pertanyaan bapak tadi,” kata petugas dengan ramah. (*)

Redaksi.
Editor : Dedy Suwadha

FANINDO

Honda Capella