Rapat Paripurna, Bupati Karimun Banjir Kritikan, Pencitraan Hingga Aspirasi Masyarakat Terabaikan

Enam agenda rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karimun, penanganan COVID-19 hingga perbaikan perekonomian dan aspirasi masyarakat. (Foto : Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Karimun, terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati terhadap penggunaan APBD tahun 2020, serta salah satu agenda tanggapan Bupati terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi dipenuhi dengan interupsi sejumlah legislator, Selasa (15/6/2021).

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Karimun HM. Yusuf Sirat, dihadiri Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, jajaran Forkopimda Kabupaten Karimun, serta sejumlah Kepala OPD, dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Pembahasan tidak hanya terkait ketidakpuasan terhadap jawaban Bupati, tetapi banyaknya saran dan kritikan yang disampaikan kepada orang nomor wahid dijajaran Pemkab Karimun tersebut, diantaranya terkait masalah parkir, penanganan COVID-19, dan perekonomian yang lesu.

KPU KEPRI

Salah satunya pandangan yang disampaikan oleh Fraksi Hanura. Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Karimun, Ady Hermawan menyentil Bupati Karimun, bahwa saat ini Pemkab Karimun belum maksimal menjalankan roda pemerintahan dengan baik, yang secara cepat, tepat dan gamblang untuk menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

“Terlebih pada saat pandemi COVID-19 ini, penanggulangannya terkesan banyak pencitraan,” kata Ady.

Tidak hanya itu, menurutnya pendapatan daerah menurun drastis, mulai dari permasalahan parkir hingga perekonomian yang lesu.

“Sehingga diharapkan OPD terkait dapat bekerja secara maksimal dan cepat, dengan kondisi sekarang ini, Bupati harus tegas dan keras,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq menjelaskan, laporan keuangan pemerintah Kabupaten yang telah disampaikan dan diperiksa oleh BPK-RI perwakilan Provinsi Kepri, secara resmi dengan hasil Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau “Unqualified Opinion”.

“Alhamdulillah, merupakan pencapaian opini WTP yang ke 9 kali secara berturut-turut,” terang Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Rafiq juga menyampaikan ucapan terima kasih, sekaligus mengapresiasi khususnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, yang telah mendukung seluruh program pemerintah.

“Semoga saja di yang akan datang, agar dapat terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah, dapat terus mempertahankan kembali raihan opini WTP,” ungkap Rafiq.

Memasuki pertengahan tahun 2021 ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun menggelar rapat paripurna, dengan enam agenda, diantaranya penyampaian laporan reses tahap II tahun sidang 2020-2021.

Dilanjutkan dengan penyampaian pidato Bupati Karimun terhadap rancangan peraturan daerah tentang Laporan Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD, tahun anggaran 2020.

Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Laporan Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, selanjutnya tanggapan Bupati Karimun. Dan penyampaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun tahun 2021-2026.

Serta penyerahan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun tahun 2021-2026, kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Karimun.

Aman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO