Doktrin Wawasan Kebangsaan, Pasiterdim: Tumbuhkan Cinta Tanah Air di Lokasi TMMD

268
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 tahun 2022 ini, Perwira Seksi Teritorial Kodim
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 tahun 2022 ini, Perwira Seksi Teritorial Kodim (Pasiterdim) 0317/Tanjungbalai Karimun menggelar pelaksanaan kegiatan Non Fisik sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), kepada masyarakat dan pelajar pulau Parit.(Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Tergerusnya rasa nasionalisme saat ini dikalangan para pemuda dan pelajar, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Dimana peranan pemuda dan pelajar sendiri sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa dan negeri ini. Tidak terkecuali di Desa Selat Mendaun dan Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk itu, pada kesempatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 tahun 2022 ini, Perwira Seksi Teritorial Kodim (Pasiterdim) 0317/Tanjungbalai Karimun menggelar pelaksanaan kegiatan Non Fisik sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), kepada masyarakat dan pelajar pulau Parit.

Pada pelaksanaan Wawasan Kebangsaan yang di pusatkan pada Balai Desa Selat Mendaun tersebut diikuti oleh 45 orang peserta, Plt. Kades Selat Mendaun Nizam, Komunitas Bakti Anak Tempatan, masyarakat pulau Parit serta para Siswa dan siswi SMP Negeri III Karimun.

“Perlunya pendidikan dan pembinaan karakter bangsa untuk memajukan peradaban bangsa, agar menjadi bangsa yang semakin terdepan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) berilmu, berwawasan, dan berkarakter,” terang Pasiterdim 0317/Tanjungbalai Karimun, Kapten Inf Parianto, Kamis (4/8/2022).

Karena menurutnya, Wawasan Kebangsaan merupakan hal yang sangat esensial dalam berbangsa dan bernegara. Jikalau pudarnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus bangsa.

“Karakter harus dibangun dan dibentuk untuk menjadi bangsa yang bermartabat, sehingga menumbuhkan dan memperkuat jati diri bangsa. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesian,” paparnya.

Pasiterdim memaparkan, nilai-nilai yang dikembangkan dalam bela negara yakni materinya berupa cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin Pancasila sebagai dasar ideologi negara, dan rela berkorban untuk bangsa dan negara.

“Nilai dasar Wawasan Kebangsaan tertinggi berupa penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan bersatu, cinta tanah air dan bangsa, demokrasi, kesetiakawanan sosial, serta masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.

Semetara itu, pada kesempatan yang sama Plt. Kades Selat Mendaun Nizam sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan wawasan kebangsaan tersebut.

Karena menurutnya untuk membina dan membekali para pemuda dan pelajar serta masyarakat dengan wawasan kebangsaan sangat penting.

“Guna menangkal seluruh paham radikalisme yang dapat merusak pikiran dan doktrin masyarakat, pemuda dan para pelajar,” kata Nizam.

Intinya menurut Nizam mengenai wawasan kebangsaan, yakni saling menghargai dan mengormati perbedaan. Dimana perbedaan tersebut penting dipahami karena bangsa Indonesia terdiri dari berbagai agama, suku, ras, dan adat istiadat serta bermacam-macam budaya.

“Untuk itu rasa cinta Tanah Air ini perlu ditanamkan secara dini bagi setiap individu dikalangan masyarakat, pemuda dan para pelajar,” tandasnya.(Aman)

Honda Capella

FANINDO