Pencuri dan Penadah Sepeda Motor Bengkong Dibekuk Polisi

Kapolsek Bengkong Iptu Mardalis.

BENGKONG – Unit Reskrim Polsek Bengkong menangkap komplotan pencuri sepeda motor, terduga pelaku adalah WR (17). Polisi juga menangkap dua orang penadah motor curian yakni DDD dan BDM (18).

Usai di tangkap, WR mengaku mencuri sepeda motor bersama rekannya yakni A di wilayah berbeda. Namun A lebih dulu ditangkap polisi oleh Opsnal polsek Batuaji dengan kasus yang sama.

Kapolsek Bengkong Iptu Mardalis mengatakan, ditangkapnya WR berdasarkan laporan korban ke Polsek Bengkong, Sabtu (17/9/2022) pagi sekira pukul 06.00 WIB.

Saat itu, korban memarkirkan sepeda motornya di samping rumah pada Jumat (16/9/2022) malam. Namun saat dini hari sekira pukul 01.00 WIB diketahui sepeda motor miliknya raib dibawa pencuri. Korban langsung melaporkan ke Mapolsek Bengkong.

“Dari laporan korban tersebut, Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Rio Ardian melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya WR berhasil ditangkap,” ujar Mardalis, Jumat (30/9/2022) malam.

Ditangkapnya WR, Opsnal melakukan pengembangan untuk mencari sepeda motor hasil curian yang telah dijual. Hasilnya, dua orang penadah motor curian berhasil ditangkap.

Sepeda motor curian diketahui berada di tangan DDD. Dari pengakuannya Ia membeli motor tersebut dari BDM seharga Rp 6,5 juta. BDM yang ikut ditangkap polisi, mengaku membeli sepeda motor tersebut dari A seharga Rp 4,5 juta.

“Sepeda motor hasil curian ini sudah dua kali pindah tangan. Pengakuan mereka yang menjual adalah A,” jelas Mardalis.

Saat ini, pelaku pencuri dan penadah diperiksa lebih lanjut. Sejumlah barang bukti turut diamankan yakni satu unit sepeda motor Yamaya RX King dan dua unit handphone.

“Kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu apakah masih ada TKP lainnya,” ungkap Kapolsek.

Aas perbuatannya terduga pelaku pencurian, dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan twrancam hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan 2 penadah dijerat Pasal 480 KUHP dan terancam hukuman 4 tahun penjara. (*)

Editor: Yusuf Riadi

FANINDO

Honda Capella